Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pembobol Kios Suku Cadang Diduga Masih di Batam
Oleh : Gokli
Rabu | 23-07-2014 | 14:16 WIB

BATAMTODAY.COM, Batam - Pencuri suku cadang kendaraan di kios milik Suparno yang berada di Lancang Kuning RT11/RW01, Sagulung diduga masih berada di seputaran Batam. Bahkan, Suparno mengaku, kemarin mendapat informasi pelaku masih berada di wilayah Sagulung.

"Saya akan tetap cari dia (pelaku-red.) sampai dapat. Kemarin ada kawan yang sempat ketemu sama pelaku," kata Suparno, Rabu (23/7/2014) siang kepada wartawan.

Dikatakan Suparno, niatnya mencari pelaku sampai dapat dilatarbelakangi rasa kesal. Sebab, pelaku diduga kuat sebagai orang yang selama ini dikenalnya dengan baik namun tega menghancurkan hidupnya dengan cara mencuri semua suku cadang di kios renovasi miliknya itu.

Pelaku yang disebut bernisial Sb, kata Suparno harus dia temukan sampai dapat. Sebab, dia saat ini dikejar-kejar banyak konsumennya karena tak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan banyak suku cadang yang hilang.

"Saya sudah lama kenal dia (pelaku-red). Saya juga tahu dimana tempat tinggalnya," sebutnya.

Sebelumnya, kios milik Suparno di Sagulung disatroni maling pada Selasa (22/7/2014) subuh. Akibatnya, Suparno mengalami kerugian sebesar Rp30 juta.

Informasi yang diperoleh, pelaku yang menyatroni kios tersebut diduga dilakukan orang yang dikenal korban. Sebab, malam sebelum kejadian, kios tersebut dijaga oleh Sb (40). Dimana, Sb merupakan rekan korban yang sudah lama dikenalnya.

"Malam, kios itu dijaga sama kawan. Paginya saya tahu barang-barang sudah hilang. Sb pun sudah tak ada," kata Suparno, dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/7/2014) siang melalui sambungan telepon.

Sb, kata Suparno, sebenarnya bukan karyawan di kios miliknya. Sb hanya orang yang dikenalnya selama ini baik, sehingga dipercaya untuk menjaga kios tersebut dimalam sebelum kejadian. Dan, setelah kejadian Sb pun tak kelihatan lagi.

Menurut Suparno, ada pun barang yang hilang dari kios miliknya masing-masing kompresor, kabel las, velg mobil, velg motor, knalpot, gerinda, bor kompresor dan mata bor. Total kerugian akibat hilangnya barang-barang itu mencapai Rp30 juta.

"Sekarang ini saya sudah pusing cari pelaku. Saya juga sudah dikejar-kejar sama pelanggan. Mudah-mudahan saja Polisi bisa menangkap pelaku," ujar dia.

Editor: Dodo