Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ditpolair Polda Kepri Tangkap Taksi Penyeleweng Solar
Oleh : Irwan Hirzal
Senin | 04-03-2013 | 12:47 WIB
kombes-yassin-kosasih.jpg Honda-Batam
Direktur Polair Polda Kepri, Kombes Yassin Kosasih. (Foto: Irwan/batamtoday)

BATAM, batamtoday - Aparat Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap satu unit taksi bernomor polisi BP 1609 yang tertangkap basah menyelewengkan BBM bersubsidi jenis solar berikut pengemudinya.


Direktur Polair Polda Kepri, Kombes Yassin Kosasih mengatakan penangkapan taksi yang dikemudikan Edison itu dilakukan pada Sabtu (2/3/2013) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

"Mobil itu ditangkap usai mengisi solar di dua tempat yakni SPBU Sukajadi dan Sei Harapan," kata Yassin, Senin (4/3/2013).

Taksi berwarna biru tersebut oleh anggota Ditpolair dikuntit hingga ke daerah Sagulung dan berhenti di PT Batam Sumber Energi dan langsung digerebek.

Saat diperiksa, mobil tersebut diketahui telah dimodifikasi tangkinya dengan kapasitas isi bahan bakar bisa mencapai 150 liter. "Setelah kita selidiki, ditemukan bunker solar di dalam lokasi perusahaan PT Batam Sumber Energi yang terisi sekitar 15 hingga 20 ton. Pemilik perusahaan itu belum diketahui," kata Yassin.

Selain mengamankan mobil dan pengemudinya, anggota Polair juga mengamankan dua penjaga PT Batam Sumber Energi, Zainal dan Asrori. Kasus ini telah dilimpahkan ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Sementara itu, dari pengakuan Edison, modus yang dijalankannya hampir sama seperti Juneri yang tertangkap tangan di SPBU Tembesi. Dia mengaku hanya diberi modal Rp500 ribu untuk mengisi solar di SPBU, lalu dijualnya lagi ke PT Batam Sumber Energi dengan harga Rp6 ribu per liter.

"Saya berpindah-pindah ngisinya, dan setiap isi di SPBU hanya Rp100 ribu," ujarnya tanpa menyebut siapa yang memberinya modal.

Editor: Dodo