Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kasus Alkes RSUD Kepri, Polres Bintan Masih Lakukan Penyelidikan
Oleh : Arjo
Jum'at | 01-03-2013 | 15:27 WIB
RSUD-Kepri-Tanjunguban.gif Honda-Batam
RSUD Kepri di Tanjunguban. (Foto: Arjo/batamtoday)

TANJUNGUBAN, batamtoday - Meski telah beberapa bulan, hingga saat ini Polres Bintan masih belum menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan terhadap kasus pengadaan alat kesehatan di RSUD Kepri yang tidak difungsikan maksimal.


"Status dari penyelidikan memang belum ditingkatkan ke penyidikan, tetapi tim kita terus bekerja dan sudah belasan orang yang dimintai keterangan terkait pengdaan dua Alkes tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Bintan,  AKP Reonald T Simanjuntak kepada batamtoday di Tanjunguban, Jumat (1/3/2013).

Reonald mengatakan pihaknya tidak mau tergesa-gesa untuk meningkatkan statusnya, karena semua berharap dari hasil penyelidikan adalah maksimal. .

Sementara itu, T. Sianturi, warga Seri Kuala Lobam berharap pihak kepolisian untuk terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pengadaan Alkes di RSUD Kepri Tanjunguban.

Apalagi alat tersebut hingga bertahun-tahun tak difungsikan, sementara harganya sangat mahal.

"Harganya selangit tapi tidak dioperasikan, ini kan jadi pertanyaan," katanya.

Fakta di lapangan, lanjutnya, masalah pelayanan di RS tersebut sampai saat ini masih terus dikeluhkan oleh masyarakat karena dirasakan belum maksimal. "Ini rumah sakit setingkat provinsi, tapi pelayanannya tidak lebih dari puskesmas," imbuhnya. 

Editor: Dodo