Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Warga Setokok Tewas di Diskotek

Kapolda Kepri Imbau Masyarakat Jangan Berasumsi Soal Tewasnya Memeh
Oleh : hz/dd
Sabtu | 02-02-2013 | 14:09 WIB
kapolda-pacific.jpg Honda-Batam
Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak di Hotel Pacific, pasca tewasnya Memeh, warga Setokok di diskotek hotel tersebut.

BATAM, batamtoday - Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende meminta masyarakat agar tidak berasumsi yang macam-macam terkait tewasnya Memeh, warga Setokok yang tewas di Diskotek Pacific, Jodoh, dini hari kemarin.


"Kasusnya dalam lidik, kami meminta masyarakat tidak berasumsi yang bukan-bukan menanggapi peristiwa ini. Tak ada pembunuhan atau overdosis seperti yang diberitakan media massa hari ini," kata Yotje usai melakukan pertemuan dengan pihak masyarakat tempatan dan manajemen diskotik Pacific, Sabtu (2/2/2013).

Yotje menjelaskan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi dari kejadiaan ini. Kronologis di lapangan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban datang ke diskotik Pacific sekitar pukul 20.00 WIB untuk mencari hiburan.

"Korban ditemukan oleh pelayan diskotik tergeletak di lantai, kemudian dibawa ke rumah sakit dan hingga akhirnya meninggal dunia. Jadi kita tak bisa berasumsi ini adalah kasus pembunuhan," katanya.

Masih kata Yotje, pada intinya kejadian ini adalah insiden, tapi tak tahu korban ini tiba-tiba sakit atau mengalami kejadian apa sehingga akhirnya ditemukan tergeletak di diskotik Pacific.

"Tak ada perkelahian dan percekcokan antara korban dengan siapapun sebelumnya, inilah keterangan dari saksi," tambah Yotje.

Disinggung batamtoday, apakah sudah ada hasil visum dari pihak kedokteran, Yojte menjelaskan, visum luar terhadap korban sudah dilakukan namun pihaknya masih menunggu hasil visum tersebut.

"Kami masih menunggu hasil visumnya, namun untuk otopsi kami masih melakukan pendekatan dengan keluarga korban untuk menjalankan otopsi," ujar Yotje mengakhiri.