Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mendagri Serahkan DP4 Kepri ke Wali Kota Tanjungpinang
Oleh : si
Selasa | 29-01-2013 | 17:27 WIB
gamawan_fauzi2.jpg Honda-Batam

Mendagri Gamawan Fauzi

JAKARTA, batamtoday - Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menerima data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) kabupaten/kota se-Kepulauan Riau (Kepri) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi.


Penunjukkan Lis Darmansyah mewakili Provinsi Kepri karena penyerahan DP4 oleh Mendagri diserahkan kepada bupati/walikota yang daerahnya menjadi ibukota provinsi.

Penyerahan DP4 dilakukan Mendagri disela-sela Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Penyerahan DP4 dan Pemantapan Stabliitas Keamanan dan Ketertiban dalam Rangka Mendukung Penyelenggaran Pemilu 2014 di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (29/1/2013). 

Penyerahan DP4 Provinsi Riau kepada Wali Kota Tanjungpinang itu disaksikan oleh Gubernur Kepri HM Sani, dan para bupati/walikota se-Kepri.

Selain dihadiri Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman, Sekjen Kemendagri Diyah Anggraeni, kepala daerah dari seluruh tanah air, penyerahan DP4 juga disaksikan oleh Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Kominfo, Menakertrans, Menteri Bappenas, Menteri BUMN, Kepala BNP2TKI dan lain-lain.

Gamawan dalam pidatonya mengemukakan, DP4 merupakan bahan utama bagi KPU untuk diproses lebih lanjut menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam rangka pemilu 2014. DPT merupakan acuan utama bagi WNI untuk dapat menggunakan hak pilihnya.

Menurutnya, DP4 bersumber dari database kependudukan kabupaten/kota yang telah diintegrasikan dengan hasil perekaman e-KTP.  Jumlah DP4 mencapai 190 juta dari total 250 juta penduduk.

"Penyiapan DP4 yang akurat dan tepat waktu merupakan komitmen kita bersama untuk mendukung suksesnya penyelenggara pemilu sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat. DP4 yang terjamin akurasinya secara tidak langsung merupakan perwujudan dari Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945," ujar Gamawan.

Dia juga menjelaskan DP4 sebagai amanat UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, Pasal 32 Ayat 1. Dalam UU itu disebutkan DP4 sudah harus diserahkan oleh pemerintah kepada KPU paling lambat 14 bulan sebelum hari pemungutan suara.

Sedangkan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, DP4 untuk Kepri akan diserahkan secara serentak pada 7 Pebruari 2013 mendatang kepada KPUD se-Kepri. 

"Tidak perlu lagi diserahkan ke gubernur, karena saya mewakili penerimaan DP4 untuk Kepri. Nanti tinggal masing-masing diserahkan ke daerah melalui KPUD-KPUD-nya," kata Lis

Untuk Tanjungpinang sendiri, kata Lis, jumlah DP4 mencapai 210 ribu sehingga kursi di DPRD Tanjungpinang pada Pemilu 2014 mendatang akan bertambah 5 kursi dari sekarang 25 kursi menjadi 30 kursi. 

"Karena jumlah DP4 mencapai 210 ribu maka jumlah kursi bertambah 5 kursi. Sekarang 25 kursi nanti jadi 30 kursi. Kalau di Lingga jumlah DP4 90 ribu, maka jumlah kursinya akan berkurang. Saya belum tahu kurang berapa. Penyerahan DP4 di daerah akan dilakukan secara serentak," katanya.

Capai 175 juta
Pada kesempatan itu, Mendagri mengatakan, penduduk Indonesia yang sudah mendaftarkan diri membuat e-KTP sudah mencapai 175 juta lebih. Data tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti menentukan berapa jumlah penduduk Indonesia yang terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2014 nanti.

"Data untuk pemilih pada Pemilu 2014 diambil dari data penduduk Indonesia yang terdaftar resmi. Salah satu contoh paling konkret 175.145.000 di seluruh Indonesia sudah diambil sidik jari dan iris mata. Sehingga tidak mungkin ada yang ganda," katanya.

Mendagri menegaskan, data e-KTP tidak hanya digunakan untuk acuan daftar pemilih tetap yang berhak menggunakan hak pilihnya. Tetapi bisa dipakai untuk melacak penjahat. Oleh karenanya, Kemendagri bekerjasama dengan Polri.

"Kerjasama Kemendagri dan Polri dilakukan dalam bentuk DP4. Kebanyakan penjahat sekarang katanya mempunyai KTP banyak. Dengan e-KTP ini, lebih akurat data seseorang," Gamawan menambahkan.

Dalam Rakornas tersebut, Mendagri menyerahkan hadiah untuk tiga daerah terbaik dalam pelaksanaan e-KTP pada 2012, yang dibagi dalam tiga wilayah barat, tengah dan timur. Sebagai daerah terbaik pertama mendapat satu kendaraan roda empat Kijang Innova. Daerah terbaik kedua mendapat mobil Avanza. Daerah terbaik ketiga mendapat motor Honda.

Wilayah Indonesia Barat yang menjadi daerah terbaik pertama adalah Bogor, Jawa Barat. terbaik kedua Padang Pariaman, Sumatra Barat, terbaik ketiga Semarang, Jawa Tengah.

Wilayah Indonesia Tengah yang menjadi daerah terbaik pertama adalah kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Terbaik kedua Kabupaten Karangasem, Bali, serta ketiga Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Wilayah Indonesia Timur terbaik pertama Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Kedua Manokwari, Papua Barat, ketiga Boven Digul, Papua.