Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Golkar Ajak Elite Parpol Jaga Kondusivitas dan Tidak Main 2 Kaki
Oleh : Irawan
Minggu | 21-06-2026 | 12:08 WIB
Misbakhun_b.jpg Honda-Batam
Ketua DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Ketua DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengajak seluruh elite partai politik (parpol) untuk menunjukkan sikap dewasa, konsisten, dan bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai dinamika politik nasional yang berkembang.

Menurutnya, para pemimpin partai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik dengan menghindari narasi yang bersifat provokatif maupun tindakan yang berpotensi meningkatkan ketegangan di tengah masyarakat.

Misbakhun menegaskan tugas utama elite politik adalah memberikan keteladanan kepada masyarakat melalui sikap yang mengedepankan solusi dan kepentingan nasional.

Ia menilai seluruh kekuatan politik perlu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan politik jangka pendek.

"Tugas seluruh elite politik adalah menghadirkan solusi serta mengutamakan kepentingan bangsa dibandingkan kepentingan politik sesaat," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, dikutip, Minggu (21/6/2026).

Menurut Misbakhun, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem demokrasi.

Namun, kritik sebaiknya disampaikan secara konstruktif dan tidak memperkeruh situasi, terutama di tengah tantangan ekonomi dan dinamika geopolitik global.

Ia mengingatkan dalam kondisi yang penuh tekanan, masyarakat membutuhkan narasi yang menenangkan, bukan pernyataan yang dapat memicu eskalasi sosial maupun politik.

Misbakhun juga menyoroti sikap sebagian pihak yang dinilainya tidak konsisten dalam berpolitik.

Menurutnya, parpol seharusnya memiliki posisi yang jelas, baik sebagai bagian dari pemerintahan maupun berada di luar pemerintahan sebagai pengawas.

Ia menilai tidak tepat apabila sebuah partai mengambil manfaat politik saat program pemerintah mendapat apresiasi publik, tetapi memilih menjaga jarak dan melontarkan kritik keras ketika muncul persoalan.

"Sikap politik dua kaki seperti itu tidak mencerminkan etika politik yang baik dan kurang elegan," katanya.

Misbakhun menegaskan berbagai persoalan bangsa tidak dapat diselesaikan hanya dengan saling menyalahkan antarkelompok politik.

Ia mendorong seluruh partai politik membangun semangat kerja sama melalui politik yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan politik kebangsaan yang mengedepankan gagasan, kolaborasi, dan solusi nyata dibandingkan kepentingan politik praktis yang bersifat populis.

Editor: Surya