Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Viral Warga Protes di Disdukcapil Batam, Ngaku Antrean Disalip Saat Urus Dokumen
Oleh : Aldy Daeng
Kamis | 14-05-2026 | 16:08 WIB
0140626-1-AR-BTD-Ngamuk-Antrian.jpg Honda-Batam
Screenshot Video Viral Warga Protes di Disdukcapil Batam. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Video seorang warga yang meluapkan emosi di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam viral di media sosial. Insiden itu dipicu dugaan antrean pelayanan yang tidak sesuai urutan di kantor Disdukcapil Batam, Sekupang.

Video tersebut diunggah melalui akun TikTok milik Advokat Fati Hulu dan menjadi perbincangan warganet.

Dalam unggahannya, Fati mengaku sudah menunggu lebih dari satu jam dengan nomor antrean 15. Namun, ia merasa kecewa karena ada warga lain yang baru mendaftar justru lebih dulu dipanggil masuk ke ruang pelayanan.

"Setelah sejam lebih saya duduk menunggu dan mengikuti prosedur, tiba-tiba ada orang baru daftar langsung dipanggil masuk," tulisnya.

Ia menyebut warga lain yang ikut mengantre juga mempertanyakan hal tersebut karena merasa nomor antreannya lebih dulu.

Merasa ada kejanggalan, Fati kemudian menanyakan langsung kepada petugas pelayanan. Saat itu, ia mengaku mengetahui nomor antrean warga yang dipanggil lebih dulu adalah nomor 18, sementara dirinya masih menunggu dengan nomor 15.

Situasi pun memanas. Dalam video yang beredar, Fati terdengar memperkenalkan dirinya sebagai seorang pengacara sambil mempertanyakan prosedur pelayanan.

"Saya orang hukum, saya pengacara. Kalau mau bicara prosedur ayo bicara prosedur," ucapnya dalam video dengan nada tinggi.

Salah seorang petugas sempat menanggapi dengan menyebut dirinya juga seorang pengacara. Petugas lainnya terlihat berupaya menenangkan situasi agar pelayanan tetap berjalan kondusif.

Fati mengaku setelah dirinya menyampaikan protes, petugas akhirnya memanggilnya masuk dan meminta maaf atas kesalahan yang terjadi.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Adhisty, mengatakan pihaknya masih meminta laporan lengkap dari tim teknis yang bertugas saat kejadian.

"Kami sedang meminta laporan lengkap dari tim teknis untuk mengetahui secara utuh titik permasalahannya," ujar Adhisty, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan saat kejadian dirinya sedang mengikuti rapat bersama sejumlah kepala OPD di Badan Kepegawaian.

Menurutnya, Disdukcapil Batam terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat demi perbaikan pelayanan. "Dinas Dukcapil Kota Batam sangat terbuka terhadap koreksi dan masukan," katanya.

Adhisty menambahkan, berdasarkan rekaman CCTV, petugas pelayanan terlihat berupaya meredam situasi agar warga lain tidak terganggu dan pelayanan tetap berjalan normal.

Meski demikian, pihaknya memastikan akan melakukan evaluasi internal apabila ditemukan adanya pelanggaran etika dalam pelayanan kepada masyarakat.

Editor: Gokli