Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Telkom dan PNG DataCo Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Jayapura Jadi Gerbang Konektivitas Asia-Pasifik
Oleh : Irwan Hirzal
Sabtu | 09-05-2026 | 13:28 WIB
Dian-Siswarini1.jpg Honda-Batam
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, memberikan sambutan dalam peresmian Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jayapura - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), resmi meluncurkan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) hasil kolaborasi dengan PNG DataCo di Telkom Witel Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026).

Peresmian kabel laut lintas negara tersebut menjadi tonggak baru penguatan konektivitas digital di Kawasan Timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama bilateral Indonesia dan Papua Nugini dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi internasional.

Kehadiran sistem kabel laut Pukpuk diharapkan membuka koridor konektivitas baru menuju kawasan Asia-Pasifik, memperluas akses digital di wilayah perbatasan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia Timur.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Angga Raka Prabowo, bersama Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini. Acara tersebut turut dihadiri Direktur Wholesale and International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura, Leon Galemo, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait.

Selain itu, peresmian juga disaksikan CEO Telin, Kharisma, dan CEO PNG DataCo, Paul Komboi. Dalam sambutannya, Angga Raka Prabowo menegaskan percepatan transformasi digital menjadi bagian penting dari agenda pemerataan pembangunan nasional.

"Program kerja prioritas nasional menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pemerataan pembangunan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap komitmen TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas digital nasional melalui proyek kabel laut tersebut. "Pukpuk Cable yang dibangun oleh TelkomGroup menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerataan konektivitas yang lebih andal, resilien, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri," katanya.

Sistem kabel laut Pukpuk menjadi kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin menjadi pintu konektivitas menuju jaringan Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini dan terhubung dengan kabel internasional SEA-US.

Dengan hadirnya kabel tersebut, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang berdiri sendiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sementara jalur kedua menghubungkan Vanimo di Papua Nugini menuju Jayapura, lalu tersambung ke Manado hingga Los Angeles, Amerika Serikat, melalui jaringan SEA-US.

Keberadaan dua jalur itu dinilai memperkuat ketahanan infrastruktur digital Papua melalui diversity route yang memungkinkan layanan tetap berjalan optimal apabila terjadi gangguan pada salah satu jalur konektivitas.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan proyek Pukpuk menjadi bukti bahwa Indonesia Timur memiliki posisi strategis dalam ekosistem konektivitas global. "Dengan Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital," ujar Dian.

Menurutnya, keberadaan kabel laut tersebut diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, CEO PNG DataCo, Paul Komboi, menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini sudah seharusnya diiringi konektivitas digital yang kuat dan berkelanjutan. "Kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi awal dari penguatan hubungan dan integrasi digital yang lebih erat antara Papua Nugini dan Indonesia," katanya.

Sebagai operator internasional TelkomGroup, Telin disebut memainkan peran strategis mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga komersialisasi proyek kabel laut tersebut. "Kabel Pukpuk adalah bukti nyata bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antarnegara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan berkomitmen menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang lebih terhubung," tutup Dian.

Editor: Gokli