Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Penjelasan Kakanim Batam Soal Penggerebekan Ratusan WNA di Apartemen Baloi View, Indikasi Scamming Masih Didalami
Oleh : Aldy
Rabu | 06-05-2026 | 13:08 WIB
Kakanim-BTM2.jpg Honda-Batam
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Aparat Imigrasi mengamankan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari Apartemen Baloi View, Lubuk Baja, Kota Batam, Rabu (6/5/2026) pagi. Operasi tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal yang mengarah pada praktik penipuan daring (scamming), meski hingga kini hasil penyelidikan belum diumumkan secara resmi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, membenarkan penindakan tersebut. Namun, ia menegaskan jumlah pasti WNA yang diamankan masih dalam proses pendataan. "Untuk jumlahnya masih kami data. Kalau ada informasi yang menyebutkan ratusan, kami perlu mendata dulu," ujar Wahyu saat ditemui di sela kegiatan media gathering di Batam.

Ia mengakui adanya indikasi aktivitas mencurigakan yang tengah didalami oleh pihaknya. Dugaan awal mengarah pada praktik scamming, tetapi kesimpulan final belum dapat disampaikan ke publik.

"Indikasi ke scamming ada, tapi pastinya nanti bagian dari hasil pendalaman kami. Itu yang akan kami sampaikan secara resmi," tegasnya.

Menurut Wahyu, seluruh WNA yang diamankan telah dibawa ke kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Proses tersebut meliputi verifikasi identitas, asal negara, dokumen keimigrasian, serta izin tinggal.

"Sudah di kantor imigrasi semua. Tadi pagi sudah dibawa. Kami masih melakukan pendalaman, termasuk asal dan aktivitas mereka," jelasnya.

Meski operasi ini tergolong besar dan menyita perhatian publik, pihak Imigrasi masih membatasi informasi yang disampaikan. Rincian mengenai pola aktivitas, jaringan yang diduga terlibat, hingga konstruksi perkara belum diungkap secara terbuka.

Wahyu memastikan hasil lengkap penyelidikan akan disampaikan setelah proses pendalaman rampung. "Untuk lengkapnya, nanti akan segera kami ungkap ke media," tutupnya.

Penggerebekan ini kembali menyoroti potensi maraknya kejahatan siber lintas negara di Batam. Minimnya keterbukaan informasi di tahap awal penyelidikan pun memunculkan desakan publik agar aparat lebih transparan dalam mengungkap kasus yang berdampak luas tersebut.

Editor: Gokli