Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

QRIS Resmi Uji Coba di Tiongkok, RI-China Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara
Oleh : Redaksi
Senin | 04-05-2026 | 12:48 WIB
QRIS-Tiongkok.jpg Honda-Batam
Pemerintah Indonesia bersama otoritas keuangan Tiongkok mulai mengimplementasikan sistem pembayaran digital lintas negara melalui soft launching Indonesia-China Cross Border QR Payment Linkage yang digelar di Beijing, 30 April 2026. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama otoritas keuangan Tiongkok mulai mengimplementasikan sistem pembayaran digital lintas negara melalui soft launching Indonesia-China Cross Border QR Payment Linkage yang digelar di Beijing, 30 April 2026. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas ekonomi digital antara kedua negara.

Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyatakan bahwa penerapan sistem QR lintas negara merupakan wujud nyata kemitraan antara Bank Indonesia dan People’s Bank of China. Dengan skema ini, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kini dapat digunakan untuk transaksi di Tiongkok.

"Kerja sama ini bukan hanya mempermudah transaksi warga negara Indonesia di Tiongkok, tetapi juga warga Tiongkok di Indonesia. Ini adalah langkah strategis dengan visi jangka panjang," ujar Djauhari dalam peluncuran yang difasilitasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Beijing dan didukung KBRI Beijing.

Ia menegaskan, implementasi QRIS lintas negara akan menghilangkan hambatan transaksi konvensional, seperti penukaran uang tunai. "Warga Indonesia di Tiongkok bisa langsung bertransaksi menggunakan aplikasi QRIS di ponsel, tanpa perlu menukar mata uang. Sebaliknya, warga Tiongkok di Indonesia juga dapat melakukan hal yang sama," jelasnya.

Djauhari menambahkan, kehadiran sistem ini membuka peluang transaksi digital yang lebih luas sekaligus memperkuat pengakuan global terhadap sistem pembayaran Indonesia. "Berlakunya QRIS di Tiongkok menunjukkan bahwa sistem pembayaran digital Indonesia semakin dipercaya dan diakui dunia," tegasnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, melalui pesan video menyampaikan bahwa implementasi QR lintas negara mencerminkan semakin eratnya kerja sama kedua negara. Ia mengungkapkan bahwa sejak tahap sandboxing, sistem ini telah mencatat sekitar 1,64 juta transaksi inbound dengan nilai mencapai Rp 556 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Djauhari juga mencoba langsung penggunaan QRIS di sejumlah gerai suvenir di lokasi acara. "Sangat mudah, dan kita bisa langsung melihat nilai kursnya," ujarnya.

Peluncuran awal ini sekaligus menjadi tahap awal kampanye penggunaan QRIS di Tiongkok. Perwakilan Bank Indonesia Beijing menyebutkan bahwa grand launching sistem pembayaran lintas negara tersebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan UnionPay International dan Ant International, yang menunjukkan dukungan industri terhadap integrasi sistem pembayaran digital lintas negara.

Editor: Gokli