Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

KKP Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih, Satgas Disiapkan Kawal Operasional
Oleh : Redaksi
Senin | 04-05-2026 | 13:48 WIB
kampung-nelayan-MP1.jpg Honda-Batam
KKP menyatakan telah menyelesaikan pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama hingga akhir April 2026. (KKP)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan telah menyelesaikan pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama hingga akhir April 2026. Pemerintah juga membentuk satuan tugas (satgas) untuk memastikan program prioritas tersebut dapat segera beroperasi secara optimal.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP tahap I dan II, Trian Yunanda, mengatakan seluruh konstruksi pada tahap pertama telah rampung. "Pekerjaan konstruksi KNMP tahap 1 pada 65 lokasi telah selesai 100 persen per akhir April 2026," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Untuk mendukung operasional, KKP telah menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20 Tahun 2026 tentang pembentukan Satgas Operasionalisasi KNMP. Regulasi ini dirancang agar pengelolaan kawasan berjalan lebih terarah, sistematis, serta efektif.

Program KNMP ditujukan untuk mendorong swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan. Selain itu, program ini juga diharapkan menjadi bagian dari implementasi ekonomi biru, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah pesisir.

"Kami memastikan seluruh fasilitas dapat segera difungsikan secara optimal. Satgas akan mengawal kesiapan operasional di lapangan," kata Trian.

Meski demikian, KKP mengakui adanya keterlambatan penyelesaian di sejumlah lokasi. Trian menyampaikan permohonan maaf atas mundurnya target pembangunan akibat berbagai kendala teknis di lapangan.

"Keterlambatan dipengaruhi kondisi geografis wilayah pesisir yang jauh dari pusat kota, adanya klaim lahan, serta cuaca ekstrem yang berlangsung hingga awal 2026," jelasnya.

KKP menegaskan akan memperketat pengawasan untuk pembangunan tahap kedua yang mencakup 35 lokasi tambahan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menekankan pentingnya kualitas pembangunan fasilitas KNMP agar benar-benar memberi dampak bagi produktivitas nelayan. Fasilitas tersebut meliputi pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan.

Dengan selesainya tahap awal ini, pemerintah berharap KNMP dapat segera berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di kawasan pesisir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.

Editor: Gokli