Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Nelayan Pelambung Ditemukan Meninggal di Sampan Saat Cari Ikan di Perairan Teluk Musodo Pongkar
Oleh : Freddy
Minggu | 03-05-2026 | 14:33 WIB
0305_sampan-nelayan-pongkar-02.jpg Honda-Batam
Dorani (60) warga Pelambung Desa Pongkar Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun ditemukan meninggal dunia di sampannya, Minggu (3/5/2026) (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY. COM. Karimun - Seorang nelayan bernama Dorani (60), warga Pelambung, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, ditemukan meninggal dunia di sampannya, Minggu (3/5/2026).

Kapolsek Tebing, AKP S Kaban --melalui Kanit Reskrim Ipda Om Kenedy- membenarkan ditemukannya seorang nelayan Pelambung yang meninggal dunia di sampannya di Perairan Teluk Musodo, Desa Pongkar, Minggu (3/5/2026).

Berdasarkan keterangan para saksi, kata Om Kenedy, bahwa mayat laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di sampan tersebut adalah Dorani (60) --merupakan warga Pelambung, Desa Pongkar, yang sedang menjaring ikan di perairan Teluk Musodo.

Adapun kronologi kejadian, pada Minggu (3/5/2026) sekira pukul 01.30 WIB, korban berangkat untuk menjaring ikan ke perairan Teluk Musodo. Kemudian pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, saksi Miswandi melihat kapal nelayan terombang ambing di laut.

Setelah selama 4 jam saksi melihat tidak ada pergerakan di kapal nelayan tersebut, kemudian memberitahu kepada Saderi yang merupakan Ketua RT setempat.

Selanjutnya, Saderi bersama saksi bernama Wira pergi melihat dan menjemput korban di sampan tersebut. Namun korban didapati sudah tidak bergerak, dan kemudian langsung dibawa naik ke darat dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah.

Setelah tiba di Rumah sakit, dilakukan pengecekan oleh dokter piket terhadap korban dan korban dinyatakan sudah tidak bernyawa atau sudah meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka di Pelambung, RT 002/RW001, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, dan diserahkan kepada keluarganya.

"Di tubuh korban tidak ada tanda kekerasan, dan dari pengakuan keluarga korban bahwa Korban memang memiliki riwayat sakit jantung," tutup Ipda Om Kenedy.

Editor: Surya