Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pekerja Subkon Tewas Terlindas Forklift di ASL Shipyard Batam, Dugaan Kelalaian Diselidiki
Oleh : Irwan Hirzal
Selasa | 28-04-2026 | 09:48 WIB
lakakerja1.jpg Honda-Batam
Jenazah korban laka kerja tewas setelah terlindas forklift saat berada di RSUD Embung Fatimah. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kecelakaan kerja kembali menelan korban jiwa di kawasan industri Batam. Dame Lumban Tobing, pekerja subkontraktor di PT ASL Shipyard Tanjunguncang, tewas setelah terlindas forklift saat aktivitas operasional berlangsung, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, luka serius pada bagian kaki membuat nyawanya tidak tertolong.

Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan terjadi saat forklift tengah mengangkut tabung oksigen di area kerja. "Diduga sopir forklift tidak melihat korban yang berjalan di belakang, sehingga korban tertabrak dari arah belakang," ujarnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan kerja di kawasan industri, khususnya penggunaan alat berat di lingkungan padat aktivitas tanpa pengawasan maksimal. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan di lokasi kejadian.

Jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Medan untuk dimakamkan. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam penerapan keselamatan kerja.

"Kami masih mendalami penyebab kecelakaan kerja ini," kata Bayu.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja di sektor industri Batam dan memunculkan pertanyaan serius terkait efektivitas pengawasan serta perlindungan terhadap pekerja, khususnya tenaga subkontraktor yang kerap berada pada posisi paling rentan.

Editor: Surya