Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hari Otda ke-30, Amsakar Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Beberkan Capaian Investasi Batam
Oleh : Aldy
Senin | 27-04-2026 | 12:28 WIB
Hari-Otda-30.jpg Honda-Batam
Wali Kota Amsakar Achmad, saat memimpin upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tingkat Kota Batam, yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/4/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tingkat Kota Batam, yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/4/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah, Wujudkan Asta Cita", peringatan ini menekankan peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui pengelolaan potensi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam amanat yang dibacakannya, Amsakar menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sinkronisasi perencanaan dan penganggaran antara pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran," demikian salah satu poin amanat tersebut.

Selain itu, pemerintah pusat mendorong penguatan reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi, peningkatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, peningkatan pelayanan dasar khususnya di wilayah tertinggal, serta penguatan stabilitas daerah di tengah dinamika global.

Usai upacara, Amsakar memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun terakhir. Ia menyebut sinergi antara Pemerintah Kota Batam, BP Batam, DPRD, Forkopimda, dan pelaku usaha menjadi faktor utama dalam menjaga kinerja daerah.

"Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, investasi meningkat, indeks pembangunan manusia naik, sementara angka pengangguran dan kemiskinan menurun," ujarnya.

Ia juga menyoroti lonjakan realisasi investasi yang signifikan. Pada triwulan I 2026, investasi di Batam tercatat tumbuh hingga 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam memprioritaskan penyelesaian tiga isu utama, yakni penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan penanganan banjir. "Tata kelola air bersih terus membaik dan keluhan masyarakat mulai berkurang. Untuk pengelolaan sampah, proses penentuan mitra sedang difinalisasi, sedangkan penanganan banjir dilakukan melalui integrasi perencanaan," jelas Amsakar.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar meningkatkan efisiensi kerja, menghindari pemborosan anggaran, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah. "Mari kita berikan kinerja terbaik untuk Batam. Selamat Hari Otonomi Daerah ke-30," tutupnya.

Editor: Gokli