Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bappidsus Ungkap 1.700 SPPG Kena Suspend karena Pangkas Porsi MBG
Oleh : Redaksi
Minggu | 26-04-2026 | 09:08 WIB
SPPG_Ilustrasi.jpg Honda-Batam
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta-Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto, mengungkapkan sebanyak 1.700 lebih satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis (MBG) telah dikenai penghentian sementara (suspend).

Kebijakan ini dilakukan oleh Badan Bergizi Nasional (BGN) karena sejumlah SPPG dinilai tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah, terutama terkait kualitas makanan.

"Sampai detik ini, saya koordinasi terus dengan BGN sudah 1.700 SPPG di-suspend, diberhentikan sementara," ujar Aries dalam acara APPMBG Summit di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Aries, temuan di lapangan menunjukkan masih ada SPPG yang mencoba mengambil keuntungan dengan menurunkan kualitas makanan.

Ia mencontohkan praktik pengurangan porsi bahan makanan, seperti satu ekor ayam yang seharusnya dipotong menjadi 12 bagian, justru dibagi hingga 16 sampai 20 potong.

Selain itu, terdapat pula ketidakseimbangan menu seperti penggunaan telur yang terlalu sering dalam satu pekan.

SPPG yang terkena suspend diminta segera memperbaiki temuan hasil pengawasan. Apabila tidak, pemerintah tidak segan untuk mencabut izin operasional.

Aries menegaskan,masih banyak calon mitra lain yang mampu menyediakan makanan bergizi dengan kualitas lebih baik.

Ia juga mengingatkan bahwa SPPG merupakan ujung tombak dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Karena itu, kualitas makanan harus tetap dijaga sesuai standar.

Aries pun meminta para pemilik dan mitra SPPG bertanggung jawab dalam menyediakan makanan berkualitas, demi mendukung terciptanya generasi emas Indonesia di masa depan.

Editor: Surya