Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Amsakar Nilai Keberadaan Mako Bakamla Zona Barat di Batam Perkuat Keamanan Selat Malaka
Oleh : Aldy
Jum\'at | 24-04-2026 | 15:08 WIB
bakamla-zona-barat.jpg Honda-Batam
Peresmian Mako Bakamla Zona Barat, Tengah, dan Timur yang dipusatkan di Setokok, Kecamatan Bulang, Kamis (23/4/2026). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan pentingnya keberadaan Markas Komando (Mako) Badan Keamanan Laut Republik Indonesia di Batam sebagai upaya memperkuat keamanan maritim di jalur strategis nasional sekaligus mendukung iklim investasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri peresmian Mako Bakamla Zona Barat, Tengah, dan Timur yang dipusatkan di Setokok, Kecamatan Bulang, Kamis (23/4/2026). Peresmian dipimpin Kepala Bakamla RI, Irvansyah, ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta peninjauan fasilitas.

Amsakar mengapresiasi pembangunan Mako Bakamla di Batam. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bentuk kesiapan negara dalam menjaga wilayah perbatasan dan jalur pelayaran internasional.

"Batam berada di jalur strategis Selat Malaka dan Selat Singapura yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Kehadiran Mako ini akan memperkuat pengawasan dan keamanan laut," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam siap bersinergi dengan Bakamla untuk menjaga kondusivitas wilayah. Keamanan maritim, kata dia, menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Keamanan laut yang terjaga akan berdampak langsung pada kelancaran investasi dan aktivitas masyarakat, termasuk nelayan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Irvansyah menekankan pentingnya integrasi lintas instansi dalam menjaga keamanan laut nasional. Ia menyebutkan, saat ini sebanyak 17 kementerian dan lembaga telah terintegrasi dalam sistem pengawasan maritim.

"Sebanyak 17 kementerian dan lembaga telah terintegrasi. Targetnya, Pusat Komando dan Pengendali (Puskodal) di seluruh zona dapat beroperasi penuh pada akhir tahun," ujarnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat militer dan sipil. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon dalam Gerakan Indonesia Asri serta peninjauan fasilitas Puskodal sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan maritim nasional.

Editor: Gokli