Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kemenag Buka Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Jalur Akselerasi, Santri Bisa Lanjut S1-S3 Terintegrasi
Oleh : Redaksi
Jumat | 24-04-2026 | 12:48 WIB
bib-akselerasi-2026.jpg Honda-Batam
Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 melalui jalur gelar akselerasi memungkinkan santri menempuh pendidikan tinggi secara berjenjang dan terintegrasi, mulai dari S1 ke S2 hingga S2 ke S3. (Kemenag)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia resmi membuka Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 melalui jalur gelar akselerasi. Program ini memungkinkan santri menempuh pendidikan tinggi secara berjenjang dan terintegrasi, mulai dari S1 ke S2 hingga S2 ke S3.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, yang ditujukan bagi lulusan pesantren serta alumni pendidikan keagamaan binaan Kemenag. Prioritas diberikan kepada kandidat berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kemenag, Ruchman Basori, menyebut skema akselerasi ini sebagai langkah inovatif dalam mencetak sumber daya manusia unggul berbasis keagamaan.

"Program akselerasi ini kami hadirkan sebagai terobosan baru agar talenta dari pesantren dan pendidikan keagamaan dapat menempuh studi lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan hingga jenjang tertinggi," ujar Ruchman di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, program ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi santri dan lulusan pendidikan keagamaan agar mampu berkontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan nasional.

"Kami ingin memastikan santri dan lulusan pendidikan keagamaan memiliki akses yang lebih luas dan sistematis untuk melanjutkan studi, sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam pengembangan keilmuan, serta bagi bangsa dan negara," lanjutnya.

Program BIB jalur akselerasi 2026 terdiri atas dua skema utama. Pertama, jenjang S1 ke S2 dengan durasi pendanaan 36 bulan untuk S1 dan 12 bulan untuk S2, khusus pada program studi Bahasa dan Sastra Arab. Kedua, jenjang S2 ke S3 dengan durasi 18 bulan untuk S2 dan 36 bulan untuk S3 pada bidang studi Islam.

Peserta hanya diperbolehkan memilih satu perguruan tinggi dan program studi tujuan. Informasi lengkap mengenai kampus mitra dan panduan pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi Kemenag dan LPDP.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi melalui jalur kemitraan akan secara otomatis memperoleh Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi mitra, serta diwajibkan memulai perkuliahan pada Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.

Melalui program ini, Kemenag berharap dapat melahirkan generasi cendekiawan Muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan adaptif dalam menghadapi tantangan global.

Editor: Gokli