Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

PSSI Tegaskan Naturalisasi Pemain Diaspora Sah, Status WNI Tak Terkait Isu Eredivisie
Oleh : Redaksi
Sabtu | 04-04-2026 | 11:48 WIB
timnas-naturalisasi.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan seluruh proses naturalisasi pemain keturunan yang memperkuat Tim Nasional Indonesia telah dilakukan secara sah dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menanggapi isu yang berkembang terkait sejumlah pemain diaspora yang berkarier di Eredivisie.

Sumardji menegaskan bahwa para pemain Timnas Indonesia yang tampil di liga Belanda telah melalui proses naturalisasi sesuai regulasi dan tidak memiliki persoalan hukum di Indonesia. "Seluruh pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia, termasuk Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On, telah sah menjadi warga negara Indonesia dan dipastikan tidak ada masalah hukum," ujar Sumardji.

Ia menjelaskan, sebagian besar pemain tersebut lahir dan besar di luar negeri. Namun, keputusan mereka menjadi WNI dinilai sebagai bentuk komitmen dan kecintaan terhadap Indonesia.

"Mereka tumbuh dan memiliki kehidupan di luar Indonesia. Keputusan menjadi WNI merupakan bukti kecintaan sekaligus pengabdian mereka kepada Tanah Air," katanya.

Menurut Sumardji, komitmen tersebut tidak hanya terlihat dari kontribusi di lapangan, tetapi juga dari konsekuensi administratif yang harus mereka tanggung setelah berstatus WNI, termasuk terkait izin tinggal dan kerja di negara lain.

"Dengan menjadi WNI, mereka harus menyesuaikan berbagai aspek administratif, seperti izin atau visa untuk tinggal dan bekerja di luar negeri, termasuk di Belanda," jelasnya.

Sumardji yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif PSSI mengaku bangga atas performa para pemain Indonesia di kompetisi Eropa. Ia menilai, sejumlah pemain mampu tampil konsisten dan menjadi bagian penting di klub masing-masing.

Ia mencontohkan kiprah Maarten Paes yang disebutnya tampil sebagai andalan di Ajax Amsterdam. "Ini merupakan bentuk nyata pengorbanan para pemain. Kami bersyukur mereka tetap dipercaya memegang peran penting di klub-klub top Eropa," ujarnya.

Lebih lanjut, Sumardji menegaskan bahwa isu yang muncul di sejumlah klub Eredivisie bersifat teknis administratif dan berkaitan dengan regulasi di Belanda, sehingga tidak berdampak pada status para pemain sebagai WNI maupun sebagai bagian dari Timnas Indonesia.

"Permasalahan yang terjadi di klub-klub Eredivisie merupakan persoalan administratif sesuai hukum di Belanda dan tidak memengaruhi status mereka untuk Indonesia," tutup Sumardji.

Editor: Gokli