Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polisi Temukan Surat Berisi Identitas dan Pesan Haru dari Saku Pria Tewas Tergantung di Batu Aji
Oleh : Irwan Hirzal
Rabu | 18-02-2026 | 12:48 WIB
tewas-tergantung3.jpg Honda-Batam
Polisi saat mengevakuasi jasad seorang pria yang tewas tergantung di gudang kosong Simpang Tobing, Batu Aji, Kota Batam, Rabu (18/2/2026). (Foto: Irwan Hirzal)

BATAMTODAY.COM, Batam - Aparat kepolisian menemukan secarik kertas berisi identitas dan pesan menyentuh di saku celana seorang pria yang ditemukan tewas tergantung di sebuah gudang kosong semi permanen di kawasan Simpang Tobing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Rabu (18/2/2026) pagi.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas dan merasa curiga karena pintu gudang dalam kondisi setengah terbuka. Setelah didekati, saksi melihat seorang pria dalam posisi tergantung di dalam bangunan tersebut dan segera melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Lokasi kejadian yang berada di titik strategis sempat mengundang perhatian warga dan pengendara. Sejumlah warga berkumpul di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sebelum petugas memasang garis polisi untuk membatasi area dan mengurai kerumunan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi tubuh korban masih utuh dan belum menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Petugas juga mendapati cairan keluar dari hidung korban. Dari temuan tersebut, korban diduga belum lama meninggal dunia saat ditemukan.

Dalam olah TKP, polisi menemukan secarik kertas di saku celana korban. Kertas tersebut memuat identitas atas nama Riswan Saragih, alamat Asahan, tanggal lahir 10 Mei 1999, serta satu nomor telepon yang dapat dihubungi. Selain identitas, terdapat pesan singkat yang berbunyi, "Aku sayang mamaku".

Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Billy Pratama Putra, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kematian korban, termasuk menelusuri identitas yang tercantum dalam kertas tersebut. "Kami belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kejadian ini. Jenazah telah kami evakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Billy di lokasi kejadian.

Polisi saat ini juga berupaya menghubungi nomor yang tertera pada kertas guna memastikan identitas korban dan menginformasikan peristiwa tersebut kepada pihak keluarga.

Editor: Gokli