Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hujan Akhir Tahun, Pengendara Motor di Batam Diimbau Waspadai Jalan Licin dan Aquaplaning
Oleh : Irwan Hirzal
Rabu | 31-12-2025 | 11:48 WIB
Aquaplaning1.jpg Honda-Batam
Pengendara motor di Batam diimbau waspadai jalan licin dan aquaplaning. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Intensitas hujan yang tinggi di Kota Batam pada penghujung tahun 2025 mendorong pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan raya. Kondisi permukaan jalan yang basah dan licin, baik ketika hujan masih turun maupun setelah reda, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan apabila tidak disikapi dengan teknik berkendara yang tepat.

Salah satu ancaman yang kerap muncul saat hujan adalah aquaplaning, yakni kondisi ketika ban kehilangan daya cengkeram akibat lapisan air di permukaan jalan. Selain itu, genangan air juga dapat menyamarkan keberadaan lubang jalan yang berbahaya dan berisiko mengganggu keseimbangan pengendara.

Menghadapi situasi tersebut, pengendara sepeda motor disarankan tidak memaksakan diri menerobos genangan air. Apabila memungkinkan, pengendara dianjurkan menunggu hingga genangan surut. Jika harus melintas, ketinggian air perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan jenis serta ground clearance kendaraan, guna mencegah air masuk ke ruang bakar yang dapat merusak mesin.

Kecepatan berkendara juga menjadi faktor krusial saat melintasi jalan tergenang, terutama di jalur yang belum dikenal. Berkendara dengan kecepatan rendah dinilai lebih aman karena membantu menjaga traksi ban serta mengurangi risiko terjatuh akibat lubang jalan yang tertutup air.

Selain itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi pengereman mendadak atau manuver tiba-tiba dari pengendara lain di kondisi jalan yang licin.

Dari sisi teknik berkendara, pengendara diimbau memperbaiki postur dan menghindari kebiasaan meletakkan jari di tuas rem saat melintasi genangan. Refleks menarik rem secara mendadak dapat menyebabkan roda depan terkunci dan memicu selip di permukaan jalan basah.

"Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh keterampilan, tetapi juga kesiapan dan kesadaran dalam menghadapi kondisi jalan. Kami terus mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap aspek keselamatan, terutama saat cuaca ekstrem," ujar Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, dalam keterangan pers, Rabu (31/12/2025).

Hal senada disampaikan Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepulauan Riau, Christofer Valentino. Ia mengingatkan pengendara untuk tetap fokus dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

"Pastikan menggunakan perlengkapan berkendara lengkap, tetap fokus, dan selalu mengedepankan prinsip cari aman dalam kondisi apa pun agar aktivitas tetap berjalan sesuai rencana," kata Christofer.

Editor: Gokli