Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Perkuat Pelayanan, BPJS Kesehatan Kerahkan Personel di Setiap Faskes
Oleh : Aldy Daeng
Kamis | 04-12-2025 | 17:08 WIB
BPJSK-Batam1.jpg Honda-Batam
BPJS Kesehatan Cabang Batam menggelar Media Gathering, Kamis (4/12/2025). (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - BPJS Kesehatan memperkuat pelayanan di lini terdepan dengan menempatkan personel di seluruh fasilitas kesehatan (faskes), sekaligus menegaskan implementasi tata nilai perusahaan bertajuk INISIATIF.

Langkah ini disampaikan BPJS Kesehatan Cabang Batam dalam Media Gathering, Kamis (4/12/2025).

Pada kesempatan ini BPJS Kesehatan Batam juga memaparkan capaian kepesertaan JKN di Batam dan Karimun yang kian mendekati 100 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, mengatakan seluruh pegawai, baik tetap maupun kontrak, wajib berpedoman pada tata nilai INISIATIF dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan nilai ini menjadi fondasi utama dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta JKN.

"Tata nilai ini menjadi panduan bagaimana pegawai BPJS Kesehatan bekerja. INISIATIF terdiri dari integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif," ujarnya.

Harry menjelaskan, integritas berarti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kolaborasi menekankan kemampuan membangun relasi dan bersinergi dengan berbagai pihak. Pelayanan prima menuntut pegawai untuk empati, responsif, dan berkomitmen pada kebutuhan peserta.

"Dan inovatif mendorong pegawai untuk berpikir terbuka, kreatif, dan persisten," tambahnya.

Cakupan JKN Batam-Karimun Mendekati UHC

Dalam laporan kinerja 2025, Harry mengungkap bahwa cakupan JKN di Kabupaten Karimun per November 2025 telah mencapai 98,81 persen dari total 275.343 penduduk. Sementara Kota Batam mencapai 97,88 persen dari 1.365.266 jiwa.

"Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dan seluruh stakeholder. Di Batam, proporsi peserta terbesar berasal dari pekerja badan usaha, sedangkan di Karimun didominasi PBI-JK," jelasnya.

Meski begitu, masih terdapat 1-2 persen masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN. Harry menegaskan BPJS Kesehatan terus melakukan percepatan di lapangan untuk menutup gap tersebut.

"Pemerintah daerah juga mengambil peran signifikan, dengan 91 ribu peserta dibiayai Pemko Batam dan 62 ribu oleh Pemkab Karimun," pungkasnya.

Editor: Yudha