Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Atlet Domino Batam Berangkat ke Turnamen Nasional PORDI di GBK Tanpa Dana Pemerintah, Targetkan Masuk 8 Besar
Oleh : Aldy
Sabtu | 15-11-2025 | 15:28 WIB
atlet-domino-btm.jpg Honda-Batam
Atlet domino Batam yang akan berlaga pada Turnamen Nasional PORDI di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (15/11/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tanpa sokongan dana dari pemerintah, kontingen atlet domino Batam tetap melangkah pasti menuju Jakarta untuk berlaga pada Turnamen Nasional PORDI di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (15/11/2025).

Dengan biaya pribadi dan tekad kuat, rombongan ini menunjukkan bahwa komitmen pada prestasi tak selalu bergantung pada anggaran negara. "Kami sudah tiba di Jakarta," kata Ketua PORDI Batam, Eko, ketika dihubungi.

Suaranya menggambarkan rasa bangga sekaligus lega, menandai kesiapan tim menghadapi salah satu ajang domino terbesar di Tanah Air. Di bawah koordinasi PORDI Batam, kontingen Kepulauan Riau mengirim 16 pasang atlet.

Keberangkatan dilakukan melalui dua jalur, sebagian menggunakan kapal laut dan sebagian lainnya menumpang pesawat. Seluruh kebutuhan perjalanan --transportasi, akomodasi, hingga perlengkapan-- dibayar secara mandiri oleh para atlet dan pengurus.

"Kami tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang tidak ada dukungan pemerintah, semua murni dana pribadi. Dengan kondisi ini, kami tetap berusaha maksimal," tegas Eko.

Meski berangkat dengan keterbatasan, target tetap dipasang. "Minimal kami mengincar posisi 8 besar. Hampir semua provinsi hadir, persaingan ketat. Tapi kalau bisa tembus juara, tentu itu tujuan utama," ujarnya penuh semangat.

Tahun ini, Turnamen Nasional PORDI disebut sebagai yang paling ramai sepanjang penyelenggaraannya. Peserta membludak dari berbagai daerah.

"Rata-rata tiap provinsi membawa 50 pasang atlet. Sulawesi Selatan paling banyak. Jakarta, Sumsel, Medan, Banten, Jawa semua hadir. Kepri mengirim 16 pasang, mayoritas dari Batam," jelas Eko.

Para atlet dari Kepri merupakan pemain yang konsisten mengikuti turnamen regional, bahkan beberapa di antaranya pernah tampil hingga babak final tingkat nasional. Pengalaman dan kekompakan disebut menjadi modal penting menghadapi atmosfer kompetisi di ibu kota.

Ketua PORDI Kepri, Masrur Amin, menambahkan total kontingen provinsi berjumlah 32 atlet. Mereka akan bergabung dengan ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Turnamen tahun ini diprediksi memecahkan rekor jumlah peserta, seiring total hadiah yang mencapai Rp 1,2 miliar.

"Sebelumnya Kepri sempat berada di posisi empat nasional. Tahun ini kami menargetkan hasil lebih baik dan membawa pulang prestasi membanggakan," ujar Masrur.

Menurutnya, latihan intensif digelar selama satu bulan terakhir, mulai dari simulasi pertandingan hingga evaluasi teknik. Tim Kepri merasa siap menghadapi dominasi provinsi-provinsi besar seperti Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta.

Dengan segala keterbatasan logistik dan pendanaan, para atlet domino Batam tetap berangkat dengan keyakinan penuh. "Keringat dan pengorbanan mereka justru menjadi pemantik semangat, bukan hambatan," kata Eko.

Ia menegaskan bahwa fokus kini tertuju pada pertandingan di GBK. Para atlet PORDI Batam dan Kepri berharap dukungan masyarakat.

"Yang penting kami berjuang dulu. Semoga bisa mengangkat nama daerah," tutup Eko.

Editor: Gokli