Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Buka Gebyar UMKM Batam 2025, Amsakar Berharap UMKM Terus Berkembang dan Naik Kelas
Oleh : Aldy Daeng
Rabu | 05-11-2025 | 19:08 WIB
Amsakar-UMKM11.jpg Honda-Batam
Walikota Batam, Amsakar Ahmad Buka Gebyar UMKM Batam 2025, Rabu (6/11/2025). (Aldy/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pentingnya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berkembang dan naik kelas.

Hal itu disampaikan Amsakar saat membuka Gebyar UMKM 2025 Kota Batam di Dataran Engku Puteri, Rabu (5/11/2025) sore.

"Kami memberikan bantuan modal hingga Rp 20 juta, namun serapannya masih belum efektif. Coba Pak Salim urai kenapa. Kalau belum efektif, cari formula lain agar UMKM Batam benar-benar naik kelas," tegas Amsakar dalam sambutannya.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Batam ini menjadi wujud dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam terhadap pengembangan UMKM serta menumbuhkan semangat kewirausahaan masyarakat.

Acara berlangsung hingga Sabtu (8/11/2025) malam dengan mengusung tema "Sinergi, Inovasi, Apresiasi UMKM Menuju UMKM Tangguh dan Mandiri, Siap Bersaing di Era Digital."

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diselenggarakan pula workshop kewirausahaan yang diikuti 150 pelajar dari 7 SMA/SMK dan 4 universitas di Batam. Para pelajar mendapatkan bimbingan langsung dari pelaku UMKM, termasuk pelatihan membatik dan pengolahan produk lokal.

Selain workshop, Gebyar UMKM juga dimeriahkan oleh bazar produk lokal dan berbagai lomba kreatif yang diikuti 200 pelaku UMKM dari berbagai sektor. Lima lomba utama yang digelar antara lain: Joget Nona Singapura (SD), Tari Persembahan (SMP), Kreasi SIKUMI, Fashion Show, dan Lomba Minuman Kekinian.

Puncak kegiatan akan ditandai dengan penyerahan UMKM Award kepada pelaku usaha berprestasi dalam tiga kategori: UMKM Tangguh, UMKM Inovatif, dan UMKM Digital.

'Ini bentuk apresiasi Pemko Batam. Kami harap penghargaan ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus berkembang," ujar Kepala DKUM Kota Batam, Salim.

Dalam kesempatan itu, Amsakar turut menyoroti lima persoalan utama yang masih dihadapi UMKM, yaitu tata kelola usaha, keterbatasan modal, kualitas SDM, kemasan produk, dan strategi pemasaran. Ia menegaskan, pemerintah akan terus mencari solusi agar UMKM bisa lebih mandiri dan kompetitif.

"Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota mendukung penuh semangat UMKM. Di Batam ada sekitar 8.000 UMKM, namun baru 2.000 yang tersentuh bantuan. Kami akan terus dorong agar lebih banyak yang berkembang," ujarnya.

Amsakar menutup sambutannya dengan ajakan agar para pelaku UMKM menumbuhkan semangat berprestasi dan menjadikan produk lokal sebagai kebanggaan daerah.

"Kemajuan bangsa bisa dilihat dari semangat berprestasi warganya. Mari kita tumbuhkan semangat itu. UMKM Batam harus bisa muncul ke permukaan dan menjadi kebanggaan bagi daerah," pungkasnya.

Editor: Yudha