Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Menkeu Purbaya Dorong Penguatan Pasar Modal dan Perlindungan Investor Ritel, Gen Z Jadi Fokus Utama
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 10-10-2025 | 13:28 WIB
Menkeu-Purbaya.jpg Honda-Batam
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pasar modal nasional sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menekankan bahwa penguatan sektor pasar modal akan dilakukan melalui peningkatan likuiditas, transparansi, serta perlindungan terhadap investor ritel, terutama generasi muda yang kini banyak terlibat dalam investasi.

Hal itu disampaikan Menkeu dalam dialog bersama pelaku pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (9/10/2025). "Yang penting adalah investor kecil harus terlindungi. Sekarang banyak Gen Z yang mulai masuk ke pasar modal, dan mereka perlu kita lindungi," ujar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di sela kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menkeu juga memaparkan strategi pemerintah dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui kebijakan fiskal yang adaptif dan pengelolaan dana publik yang produktif. Ia menyebut, Kementerian Keuangan akan terus berperan aktif menjadi mitra strategis dunia usaha dan pasar modal dalam mendorong iklim investasi yang sehat.

"Kalau saya bisa memperbaiki iklim investasi dalam dua sampai tiga tahun ke depan, saya yakin pertumbuhan ekonomi akan melesat lebih cepat. Begitu pasar memahami arah kebijakan pemerintah, indeks akan terus naik dengan kencang," kata Purbaya optimistis.

Salah satu langkah konkret yang tengah dijalankan, lanjut Menkeu, adalah optimalisasi dana idle pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia. Dana tersebut akan diarahkan ke sektor-sektor produktif untuk mempercepat penyaluran kredit, meningkatkan perputaran ekonomi, dan mendukung pertumbuhan dunia usaha.

"Kalau kita bisa membangun pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, itu bukan mimpi. Saya percaya indeks harga saham gabungan (IHSG) bisa terus menanjak --to the moon," ujarnya dengan nada semangat.

Menkeu menegaskan, pemerintah siap menjadi mitra aktif industri keuangan dan pelaku pasar modal, tidak hanya melalui kebijakan fiskal, tetapi juga lewat dialog terbuka dan kolaborasi lintas lembaga. Ia berharap sinergi ini dapat memperkuat kepercayaan investor dan menciptakan iklim investasi yang lebih inklusif.

"Kemenkeu akan terus membuka ruang dialog dan mendengarkan aspirasi pelaku pasar. Sinergi ini penting untuk memastikan arah kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

Editor: Gokli