Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Kesehatan Finansial Global di PBB
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 26-09-2025 | 13:28 WIB
kesehatan-PBB.jpg Honda-Batam
High Level Breakfast Meeting on Advancing Financial Health, Kamis (25/9/2025). (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia menegaskan kembali komitmennya dalam memajukan kesehatan finansial global pada High Level Breakfast Meeting on Advancing Financial Health, Kamis (25/9/2025). Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menekankan isu ini sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan dan ketahanan masyarakat dunia.

Pertemuan tingkat tinggi yang dipimpin UN Secretary-General's Special Advocate for Inclusive Finance for Development (UNSGSA), Ratu Maxima, membahas langkah konkret memperkuat kesehatan finansial global.

Dalam forum tersebut, Menlu Sugiono menyampaikan ucapan selamat kepada Ratu Maxima atas perpanjangan mandatnya sebagai UNSGSA sekaligus menyambut baik rencana kunjungan Ratu Máxima ke Jakarta pada November 2025.

"Kesehatan finansial merupakan kunci bagi ketahanan masyarakat. Indonesia mencatat kemajuan dalam literasi keuangan yang meningkat menjadi 49,7 persen pada 2023. Namun, tantangan seperti rendahnya tingkat tabungan rumah tangga masih harus kita hadapi," ujar Sugiono.

Ia juga menyoroti keberhasilan Indonesia memperluas inklusi keuangan, dengan kepemilikan rekening orang dewasa mencapai 85 persen pada 2021, naik tajam dari 35 persen pada 2011. Menurutnya, inklusi keuangan perlu ditingkatkan menjadi kesehatan finansial sejati, yang mencakup aspek penggunaan, ketahanan, dan pemberdayaan.

Indonesia menyambut baik pengakuan atas isu kesehatan finansial dalam Compromiso de Sevilla --dokumen hasil Fourth International Conference on Financing for Development di Sevilla, Spanyol, 30 Juni-3 Juli 2025. Sugiono menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengintegrasikan isu tersebut ke dalam resolusi PBB mendatang, termasuk 2025 Biennial Resolution on Financial Inclusion.

Terkait usulan pembentukan Group of Friends on Financial Health, Sugiono menekankan pentingnya kebermanfaatan nyata platform tersebut, khususnya bagi negara-negara Global South, serta keselarasan dengan platform internasional lainnya. "Indonesia siap berkontribusi aktif dalam upaya tersebut," pungkasnya.

Editor: Gokli