Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Rakor TPID Agustus 2025, Tanjungpinang Fokus Perkuat Pengendalian Harga dan Pasokan
Oleh : Devi Handiani
Kamis | 11-09-2025 | 17:48 WIB
Rakor-TPID-Agustus.jpg Honda-Batam
Rapat Koordinasi Rutin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang, Kamis (11/9/2025). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi Rutin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengevaluasi perkembangan inflasi Agustus 2025 dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, Kamis (11/9/2025).

Rakor turut dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0315/Tanjungpinang, Polresta Tanjungpinang, Bulog Tanjungpinang, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang, BMKG RHF Tanjungpinang, Badan Karantina Indonesia, serta perangkat daerah dan lintas sektor terkait lainnya, Kamis (11/9/2025).

Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengapresiasi berbagai langkah konkret yang telah dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan pengendalian inflasi terus berjalan efektif.

"Dengan memperkuat sinergi kita bersama dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi yang menjadi prioritas untuk memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat serta daya beli masyarakat tetap terjaga, dengan begitu kita berharap agar inovasi yang implementatif seluruh jajaran TPID terus dilakukan secara efisien dan efektif", tegas Zulhidayat.

Dari data BPS Kota Tanjungpinang menunjukkan perkembangan inflasi bulan Agustus 2025 berdasarkan hasil pemantauan harga di lapangan bahwa Kota Tanjungpinang mengalami inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) sebesar 1,23 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 106,08. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan harga dibandingkan Agustus 2024 yang berada pada level 104,79. Selain secara tahunan, inflasi juga terlihat dalam jangka waktu yang lebih pendek.

Selain itu, secara month to month (m-to-m), inflasi Agustus 2025 tercatat sebesar 0,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara secara year to date (y-to-d), sejak Januari hingga Agustus 2025 inflasi Kota Tanjungpinang tercatat sebesar 0,33 persen. Dengan demikian, menunjukkan bahwa laju inflasi untuk Kota Tanjungpinang sepanjang tahun masih terkendali.

Sementara itu, beberapa rekomendasi pengendalian inflasi juga disampaikan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, diantaranya yaitu dengan mengoptimalisasikan Kerjasama Antar Daerah (KAD) guna menjaga ketersediaan pasokan termasuk optimalisasi fungsi BUMD pangan sebagai offtaker dan pelaksana KAD.

Selain itu, penguatan kolaborasi dan sinergi antar lembaga dan instasi yang terlibat dalam kegiatan Pasar Murah, Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kemudian peningkatan produktivitas lahan melalui inovasi pertanian untuk ketersediaan pasokan.

Selanjutnya, melakukan efisiensi rantai distribusi pangan strategis dan mendorong inovasi yang implementatif pada program unggulan GNPIP antara lain seperti budidaya hidroponik, urban farming, dan gerai pangan TPID sebagai dasar pelaksanaan program pengendalian inflasi di Tanjungpinang kedepannya.

Editor: Yudha