Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Hafiz Asal Riau Raih Juara II MHQ Internasional 2025 di Arab Saudi
Oleh : Redaksi
Jum\'at | 22-08-2025 | 12:08 WIB
Bayu-Wibisono-Damanik.jpg Honda-Batam
Hafiz muda asal Rokan Hulu, Riau, Bayu Wibisono Damanik (21), meraih juara II golongan 15 juz pada Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ) Internasional 2025 di Arab Saudi. (Kemenag)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Hafiz muda asal Rokan Hulu, Riau, Bayu Wibisono Damanik (21), berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih juara II golongan 15 juz pada Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ) Internasional 2025 di Arab Saudi. Ajang bergengsi yang diikuti ratusan peserta dari 128 negara itu resmi ditutup pada 20 Agustus 2025.

Bayu mengaku bangga dapat membawa pulang prestasi internasional pada debut perdananya. "Ini pertama kali saya ikut lomba internasional. Saya sangat bersyukur bisa langsung meraih juara," ujarnya di Arab Saudi, Kamis (21/8/2025), demikian dikutip laman Kemenag.

Bagi Bayu, penghargaan di Arab Saudi memiliki arti mendalam, mengingat negara tersebut menjadi kiblat dan rujukan utama pelaksanaan MTQ maupun MHQ dunia. "Prestasi ini sangat berharga, semoga bisa terus menjaga hafalan dan memberi manfaat untuk umat," imbuhnya.

Prestasi Bayu di tingkat nasional sudah teruji. Ia meraih juara II Tahfiz 20 juz pada Seleksi Tilawatil Qur'an dan Musabaqah Hadis (STQH) Nasional 2023 di Jambi, lalu menjuarai MTQ Nasional ke-30 di Samarinda pada 2024. Perjalanan hafalannya dimulai sejak duduk di bangku SMP di Negeri Tahfidz Madani Pasir Pengarayan, Rokan Hulu, hingga berhasil menuntaskan hafalan 30 juz dalam tiga tahun.

Meski penuh tantangan, Bayu tetap konsisten menjaga hafalan dengan disiplin. "Badai malas itu pasti ada. Tantangan terberat bukan pada ayat-ayatnya, tetapi menjaga konsistensi. Saya mengatasinya dengan kembali mengingat niat awal, bahwa menghafal adalah untuk menjaga kalamullah," ungkapnya.

Kini, Bayu tercatat sebagai mahasiswa semester akhir Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Universitas PTIQ Jakarta, dengan beasiswa tahfiz penuh.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Zayadi, menyampaikan apresiasi atas capaian Bayu. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bangsa sekaligus bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di level dunia.

"Bayu telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Pemerintah bangga karena lahir hafiz-hafiz muda yang bisa membawa harum nama bangsa di panggung internasional," ujarnya.

Zayadi menambahkan, Kemenag saat ini tengah mempersiapkan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Musabaqah Hadis (STQH) Nasional XXVIII di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 9-19 Oktober 2025. "Keberhasilan Bayu dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk menekuni Al-Qur'an. Semoga pada STQH di Kendari nanti, lahir lebih banyak qari-qariah dan hafiz-hafizah yang berprestasi sekaligus menjadi teladan kebaikan di tengah masyarakat," pungkasnya.

Editor: Gokli