Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sebanyak 1.252 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Final ASEAN U23 di GBK
Oleh : Redaksi
Selasa | 29-07-2025 | 13:08 WIB
aparat-gabungan.jpg Honda-Batam
Sebanyak 1.252 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diterjunkan untuk mengamankan laga final ASEAN U23 Championship Cup 2025 antara Indonesia dan Vietnam. (Foto: Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Sebanyak 1.252 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diterjunkan untuk mengamankan laga final ASEAN U23 Championship Cup 2025 antara Indonesia dan Vietnam. Pertandingan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa malam, 29 Juli 2025.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menyatakan pengamanan akan dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar stadion. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat humanis, profesional, namun tetap tegas terhadap potensi gangguan.

"Ini adalah pertandingan besar yang menjadi perhatian kawasan bahkan dunia. Suporter Indonesia harus menunjukkan sikap sebagai tuan rumah yang baik, sportif, dan menjaga nama baik bangsa," ujar Kombes Susatyo dalam keterangan resminya, Senin (28/7/2025).

Tahapan pengamanan dimulai dengan pelaksanaan Technical Working Group (TWG), yang dilanjutkan dengan apel pasukan pukul 16.00 WIB di Pintu Kuning GBK. Adapun kick-off pertandingan akan berlangsung pada pukul 20.00 WIB.

Kapolres menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap penonton akan dilakukan secara ketat. Pihak keamanan melarang keras penonton membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, petasan, kembang api, hingga flare.

"Tidak boleh ada yang membawa benda-benda berbahaya atau memancing keributan. Petugas akan menindak tegas siapa pun yang melanggar aturan," tegas Susatyo.

Selain itu, ia juga mengimbau agar suporter tidak melakukan provokasi terhadap tim lawan maupun merusak fasilitas publik. Menurutnya, menjaga situasi yang kondusif adalah bagian dari mencerminkan sikap bangsa yang beradab.

"Jangan ada provokasi, jangan ada bentrokan. Mari dukung timnas dengan cara-cara positif. Ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga panggung kehormatan bangsa," ujarnya.

Untuk menjaga keselamatan bersama, pengamanan khusus juga disiapkan bagi suporter Vietnam. Pengawalan dilakukan sejak kedatangan mereka hingga meninggalkan stadion usai pertandingan.

"Kami pastikan keamanan seluruh penonton, termasuk suporter Vietnam, menjadi tanggung jawab kami. Mereka akan kami layani dan kawal dengan baik agar merasa aman dan nyaman," jelas Kapolres.

Susatyo juga memastikan bahwa aparat keamanan tidak akan membawa senjata api dan lebih mengedepankan pendekatan persuasif dalam bertugas. Namun, seluruh personel tetap siaga terhadap potensi pelanggaran hukum. "Kami melayani dengan pendekatan humanis. Tapi jika ada pelanggaran hukum, kami tidak akan ragu untuk bertindak tegas," tandasnya.

Mengantisipasi lonjakan kendaraan di sekitar kawasan GBK, masyarakat diimbau untuk menghindari area tersebut sejak sore hari. Kepolisian juga menyarankan warga menggunakan jalur alternatif guna mengurangi kemacetan.

"Volume kendaraan pasti meningkat. Kami harap masyarakat bisa mengatur perjalanannya dan mencari jalur alternatif," tutup Kapolres.

Editor: Gokli