Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Paspor Merah Putih Ditunda, Imigrasi Alihkan Fokus ke Layanan Strategis
Oleh : Harjo
Jum\'at | 18-07-2025 | 08:08 WIB
1807_paspor-merah-putih_90348876.jpg Honda-Batam
Rencana penerbitan paspor edisi khusus bernuansa merah putih resmi ditangguhkan. Imigrasi memilih memprioritaskan kebijakan strategis yang dinilai lebih mendesak dan berdampak luas. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Rencana penerbitan paspor edisi khusus bernuansa merah putih yang semula dijadwalkan meluncur bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 pada 17 Agustus 2025 resmi ditangguhkan. Direktorat Jenderal Imigrasi memilih memprioritaskan kebijakan strategis yang dinilai lebih mendesak dan berdampak luas.

Penundaan ini dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, sekaligus merespons aspirasi publik yang menginginkan pelayanan lebih konkret dan substansial.

"Setelah evaluasi menyeluruh, kami memutuskan untuk menunda peluncuran paspor desain merah putih. Ini bukan keputusan sederhana, tetapi melalui pertimbangan matang bersama berbagai pemangku kepentingan," kata Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, Kamis (17/7/2025), dalam keterangan tertulis.

Yuldi menjelaskan, penyesuaian kebijakan dilakukan menyusul kebutuhan efisiensi anggaran. Selain itu, hasil pemantauan opini publik sejak peluncuran desain paspor baru pada 17 Agustus 2024 menunjukkan masyarakat lebih menginginkan peningkatan kualitas paspor secara substansi --terutama dalam hal daya saing internasional dan kemudahan layanan.

Selama periode Agustus 2024 hingga Juli 2025, Ditjen Imigrasi menganalisis 1.642 unggahan media sosial. Hasilnya, mayoritas pengguna menyuarakan pentingnya inovasi yang berdampak langsung dan berkelanjutan, bukan sekadar pada tampilan fisik paspor.

Menanggapi hal itu, Ditjen Imigrasi akan mengalihkan fokus ke penguatan sistem layanan keimigrasian digital. Perbaikan dilakukan melalui pengembangan dan pemeliharaan sistem yang adaptif, sekaligus memperkuat pengawasan dan keamanan data.

"Kami tegaskan, penundaan ini bukan berarti upaya memperkuat posisi paspor Indonesia dihentikan. Justru, ini momentum untuk memperkuat langkah strategis dengan melibatkan berbagai pihak," ujar Yuldi.

Senada dengan itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menekankan bahwa inovasi akan terus berjalan. Fokus ke depan adalah memperkuat paspor RI lewat penguatan aspek digital dan pelayanan efisien berbasis teknologi.

"Kami mengapresiasi pengertian masyarakat atas penyesuaian ini. Dukungan publik sangat penting untuk keberhasilan kebijakan jangka panjang," kata Agus.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/cpanel/ea-php54/root/usr/lib64/php/modules/xsl.so' - /lib64/libxslt.so.1: symbol xmlGenericErrorContext, version LIBXML2_2.4.30 not defined in file libxml2.so.2 with link time reference

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: