Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Waspadai Mata Merah pada Anak, Kenali Penyebab, Penanganan dan Cara Pencegahannya
Oleh : Redaksi/Alex
Kamis | 29-05-2025 | 09:28 WIB
mata-merah.jpg Honda-Batam
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kondisi mata merah pada anak merupakan gangguan kesehatan yang cukup umum dan perlu diperhatikan oleh orang tua. Hal ini terjadi karena anak-anak cenderung belum sepenuhnya memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan mata. Ciri utamanya ialah memerahnya bagian putih mata akibat pelebaran pembuluh darah akibat infeksi, alergi, atau iritasi.

Dokter Spesialis Mata, Dr Kevin, menjelaskan gejala mata merah pada anak bisa dipicu oleh berbagai faktor, baik yang bersifat ringan hingga cukup serius. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan cara penanganan yang tepat guna mencegah dampak lebih lanjut.

"Mata merah pada anak bisa disebabkan oleh infeksi, alergi, cedera, hingga kebiasaan menatap layar gawai terlalu lama. Penanganan yang tepat akan sangat bergantung pada penyebabnya," jelas Dr Kevin, dalam keterangannya, Rabu (28/5/2025).

Penyebab Umum Mata Merah pada Anak

Beberapa faktor penyebab yang umum antara lain:

  • Konjungtivitis: Peradangan selaput bening pada mata yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi. Jenis menular biasanya dipicu oleh Adenovirus, Staphylococcus aureus, atau Streptococcus pneumoniae, sedangkan jenis tidak menular umumnya akibat iritasi dari debu, sabun, atau polusi udara.
  • Cedera Mata: Benturan, luka, atau paparan zat kimia dan sinar UV dapat menyebabkan pendarahan kecil di mata, memicu kemerahan.
  • Mata Kering: Cuaca panas, ruangan ber-AC, atau efek samping obat tertentu dapat mengurangi produksi air mata, membuat mata iritasi dan tampak merah.
  • Selulitis Orbital: Infeksi bakteri serius pada rongga mata yang disertai dengan pembengkakan dan demam, memerlukan penanganan medis segera.
  • Blefaritis: Peradangan di kelopak mata akibat infeksi atau penyumbatan kelenjar minyak, menyebabkan mata merah, gatal, dan berkerak di pagi hari.
  • Paparan Layar Berlebih: Kebiasaan menatap layar gadget dalam waktu lama menyebabkan mata jarang berkedip dan akhirnya mengalami kelelahan serta memerah.

Penanganan Mata Merah pada Anak

Penanganan pertama dapat dilakukan di rumah, namun tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter mata bila gejala tidak membaik. Beberapa langkah penanganan antara lain:

  • Kompres Mata: Lakukan kompres hangat atau dingin selama 4-5 menit, tiga hingga empat kali sehari, tergantung pada penyebabnya.
  • Obat Tetes Mata: Gunakan sesuai resep dokter setelah membersihkan mata anak dengan lembut.
  • Salep Mata: Dioleskan perlahan di bagian bawah kelopak mata sesuai petunjuk dokter.

"Jangan menggunakan obat mata secara sembarangan. Pastikan jenis dan dosisnya sesuai dengan anjuran tenaga medis," tegas Dr Kevin.

Jika dalam beberapa hari kondisi mata tidak membaik atau memburuk, segera periksakan anak ke dokter spesialis mata.

Langkah Pencegahan

Mata merah pada anak dapat dicegah dengan kebiasaan hidup bersih. Orang tua disarankan untuk mengajarkan anak:

  • Mencuci tangan secara rutin
  • Tidak mengucek mata dengan tangan kotor
  • Menjaga kebersihan lingkungan dari debu dan alergen
  • Membatasi waktu penggunaan gawai untuk mencegah kelelahan mata

"Pemeriksaan mata secara berkala juga penting untuk mencegah gangguan mata jangka panjang," tambah Dr Kevin.

Dengan penanganan tepat dan pencegahan sejak dini, kondisi mata merah pada anak dapat diatasi dan tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut. Untuk konsultasi lebih lanjut, masyarakat dapat menjadwalkan pemeriksaan ke dokter mata terpercaya.

Editor: Gokli