Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Menkominfo Tegaskan Peran Strategis Dewan Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI
Oleh : Redaksi
Kamis | 15-05-2025 | 10:04 WIB
Menkomdigi7.jpg Honda-Batam
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. (Foto: Komdigi)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan pentingnya peran Dewan Pers dalam menjaga integritas informasi publik di tengah derasnya arus digitalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Serah Terima Jabatan Dewan Pers periode 2022-2025 kepada kepengurusan baru periode 2025-2028 di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).

"Ini tugas yang menantang. Tekanan terhadap dunia pers semakin berat, terutama di era media baru seperti sekarang," ujar Meutya dalam sambutannya, demikian dikutip laman Komdigi.

Meutya mengingatkan di tengah kemajuan teknologi digital, masyarakat kini menghadapi kesulitan dalam membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Ia menyebut AI sebagai faktor yang dapat mempercepat penyebaran hoaks secara lebih luas dan halus.

"Dengan berkembangnya teknologi artificial intelligence, tantangannya akan makin besar. Masyarakat akan makin sulit membedakan mana yang benar dan mana yang palsu," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Meutya juga menyampaikan keprihatinan atas menyusutnya ruang redaksi dan hilangnya lapangan kerja jurnalis. Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi media, tetapi juga berimbas pada kualitas demokrasi.

"Ini bukan semata soal bisnis media, tetapi menyangkut hak publik atas informasi yang kredibel dan demokratis," jelasnya.

Karena itu, Meutya mendorong Dewan Pers untuk memperkuat komunikasi internal dengan para konstituennya dan menjaga ruang redaksi dari intervensi yang bisa merusak independensi jurnalistik. "Dalam situasi ini, peran Dewan Pers sangat krusial sebagai penjaga independensi, etika, dan kualitas jurnalistik Indonesia. Saya yakin, para anggota Dewan Pers yang baru memiliki integritas dan kapasitas menjalankan tanggung jawab ini," tutup Meutya.

Seremoni serah terima jabatan turut dihadiri oleh Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Ketua Komisi Yudisial, Prof Syamsuddin Rasyid, Ketua KPI Ubaidillah, serta jajaran dari TVRI, RRI, TNI, Polri, dan tokoh-tokoh pers nasional. Dalam acara tersebut, tanggung jawab Ketua Dewan Pers resmi diserahkan dari Ninik Rahayu kepada Prof Komaruddin Hidayat.

Editor: Gokli