Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Judi Online Jadi Pemicu Wanita di Batam Ini Nekat Tikam Pacarnya hingga Tewas
Oleh : Aldy Daeng
Jum\'at | 04-04-2025 | 15:24 WIB
tikam-pacar.jpg Honda-Batam
FP (25) --wanita yang nekat menikam pacarnya hingga tewas di kawasan Baloi, Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (3/4/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Perselisihan pasangan kekasih di sebuah kamar kost kawasan Baloi, Lubuk Baja, Kota Batam, berujung tragis. Seorang wanita berinisial FP (25) nekat menghabisi nyawa pacarnya, CLP (36), dengan sebilah pisau dapur karena kesal uang hasil kerjanya kerap digunakan untuk main judi online.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto, menjelaskan berdasarkan pengakuan pelaku, motif penikaman dipicu oleh frustrasi atas kebiasaan korban yang terus-menerus memakai uang FP untuk bermain judi daring.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku merasa kesal karena korban sering menggunakan uang hasil kerja FP untuk bermain judi online. Padahal, korban tidak memiliki penghasilan tetap," kata Iptu Noval, dalam keterangan pers, Kamis (3/4/2025) sore.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.53 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, pasangan tersebut terlibat adu mulut di dalam kamar kost yang mereka huni, sebelum pertikaian meluas hingga ke luar kamar. Sejumlah penghuni kost berusaha melerai dan meminta korban meninggalkan tempat.

Namun situasi memanas saat FP mengejar korban sambil membawa pisau, dan secara tiba-tiba menikam korban di bagian dada. Korban sempat dievakuasi oleh penghuni kost ke Rumah Sakit Elisabeth Lubuk Baja, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Jenazah korban kini berada di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

Pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian bersama barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian yang merenggut nyawa tersebut.

"Kami masih mendalami keterangan pelaku dan saksi untuk mengungkap secara utuh latar belakang dan pemicu utama tindakan fatal ini," ujar Iptu Noval.

Kasus ini menjadi peringatan akan dampak serius dari kecanduan judi online, yang tidak hanya merusak kondisi ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu tragedi.

Editor: Gokli