Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bantu Korban Gempa Myanmar, Polri Kirim Tim K9 SAR untuk Misi Kemanusiaan
Oleh : Redaksi
Rabu | 02-04-2025 | 11:44 WIB
K9-SAR-Polri.jpg Honda-Batam
Sebanyak 61 personel INASAR diberangkatkan ke Myanmar, termasuk empat personel dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri yang membawa dua anjing pelacak (K9) dengan kemampuan Search and Rescue (SAR). (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Polri mengirimkan Tim K9 SAR dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri ke Myanmar sebagai bagian dari misi kemanusiaan membantu korban gempa bumi yang terjadi beberapa hari lalu.

Tim ini bergabung dalam Indonesian Search and Rescue (INASAR) yang secara resmi diberangkatkan untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan korban.

Sebanyak 61 personel INASAR diberangkatkan, termasuk empat personel dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri yang membawa dua anjing pelacak (K9) dengan kemampuan Search and Rescue (SAR).

Tim ini akan berada di bawah kendali operasi (BKO) di Myanmar untuk membantu pencarian korban yang tertimbun reruntuhan serta memberikan bantuan kemanusiaan lainnya. Keberangkatan personel Ditpolsatwa ini dipimpin oleh Iptu Erasmus.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menegaskan pengiriman tim ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung operasi kemanusiaan internasional serta mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Myanmar. "Kehadiran anjing pelacak SAR diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi korban, mengingat kemampuan mereka dalam mendeteksi keberadaan manusia di bawah reruntuhan."

Tim INASAR terdiri dari berbagai elemen profesional di bidang pencarian dan penyelamatan yang telah dipersiapkan dengan pelatihan intensif serta dilengkapi peralatan modern untuk menghadapi tantangan di lokasi bencana. Seluruh tim telah dipastikan siap menjalankan misi kemanusiaan ini secara optimal.

Misi ini mencerminkan dedikasi dan kesiapsiagaan Polri dalam membantu negara sahabat yang tengah dilanda bencana. Dengan kerja sama antarnegara dan semangat gotong royong, diharapkan proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan efektif, sehingga lebih banyak nyawa dapat diselamatkan.

Editor: Gokli