Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Indonesia Kirim 124 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar
Oleh : Redaksi
Kamis | 03-04-2025 | 11:24 WIB
bantuan-myanmar.jpg Honda-Batam
Pelepasan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Bandara Halim Perdanakusuma pada 3 April 2025. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Myanmar melalui pelepasan resmi yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, di Bandara Halim Perdanakusuma pada 3 April 2025.

Bantuan tersebut berupa barang seberat total 124 ton dengan nilai sekitar USD1,2 juta, terdiri dari kebutuhan darurat seperti shelter, obat-obatan, dan alat kesehatan.

Selain itu, Indonesia juga mengirimkan 157 personel dari tim INASAR (Search and Rescue) dan EMT (Emergency Medical Team), dengan 69 orang diberangkatkan pada hari yang sama.

Bantuan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI sebagai respon atas permintaan Pemerintah Myanmar dalam menghadapi dampak bencana gempa yang terjadi pada 28 Maret 2025. Berdasarkan data Pemerintah Indonesia per 3 April 2025, gempa tersebut mengakibatkan 2.886 korban jiwa, 4.639 orang luka-luka, dan sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang.

Dalam sambutannya, Menlu Sugiono menegaskan sejak gempa terjadi, Pemerintah Indonesia telah berkoordinasi dengan Kemenko PMK dan BNPB untuk menyiapkan bantuan kemanusiaan. Selain itu, ASEAN juga menggelar rapat darurat Menteri Luar Negeri guna menyusun langkah-langkah tanggap darurat bagi Myanmar.

Menlu Sugiono menekankan bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah maupun swasta, termasuk Kemenko PMK, BNPB, Kemenkes, Kementan, Kemhan, TNI, Basarnas, Garuda Indonesia, Baznas, dan Dompet Dhuafa.

Terkait keberadaan warga negara Indonesia (WNI) di Myanmar, Menlu memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban. "Berdasarkan laporan KBRI di Myanmar, sejauh ini belum ada WNI yang terdampak. Kami berharap seluruh WNI di sana dalam kondisi baik," ujarnya, demikian dikutip laman Kemlu.

Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas Indonesia dan menjadi kali kedua dalam dua tahun terakhir setelah sebelumnya pada 2023 Indonesia juga menyalurkan bantuan bagi korban siklon Mocha di Myanmar. Acara pelepasan bantuan turut dihadiri oleh Menko PMK, Menkes, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Panglima TNI, Kadivhubinter Polri, Ketua PMI, dan Ketua Baznas.

Editor: Gokli