Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wisata Kuliner Akbar di Ambon Manise Bertemu Musisi Bertalenta
Oleh : Saibansah
Jum\'at | 11-03-2022 | 08:04 WIB
A-AKBAR-MUSISI-AMBON.png Honda-Batam
Dari kiri-kanan: Pengusaha kuliner Akbar, Vento (pemilik Vento Production), Putri Pasanea, SH dan M. Tuhri Leisubun, SH, dan musisi lokal Ambon sedang perform. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Ambon - Perjalanan wisata kuliner singkat, Akbar, pengusaha kuliner Jepang-Italy Misticanza di Sahid Residence Jakarta, di Kota Ambon, ternyata tidak hanya menemukan aneka kuliner dan keindahan alamnya saja.

Tapi, di Kota Ambon manise itu, Akbar juga bertemu dengan sejumlah musisi dan penyanyi lokal bertalenta. Pertemuan tersebut tidak disetting sama sekali oleh siapa pun, kecuali karena dipertemukan oleh Tuhan YME. Apakah pertemuan itu karena bertepatan dengan Hari Musik Nasional, yang dieperingati tiap tanggal 9 Maret? Entahlah!

"Pertemuan saya dengan para musisi dan penyanyi Ambon manise itu tidak sengaja dan tidak disetting sama sekali, kami bertemu begitu saja," ujar Akbar kepada BATAMTODAY.COM, Jumat (11/3/2022).

Bisa jadi, lanjut pria yang memang hoby bermain musik sejak di bangku SMA, khususnya gitar dan piano itu, mereka dipertemukan oleh kesamaan jiwa seni bermusik yang mengalir dalam darah masing-masing.

"Saya pernah bergabung dengan marching band 'Madah Bahana Universitas Indonesia' sebagai pemain melophone," tambah Akbar.

BACA JUGA: Merengkuh Sekeping 'Tanah Surga' di Desa Wisata Ngilngof

Akbar menceritakan, musisi lokal Ambon begitu piawai memainkan gitar, juga jago berbanyi. Power vocal mereka tak perlu diragukan lagi. Bisa jadi, ungkapan bahwa 'jangan mengaku Ambon manise kalau tak bisa bernyanyi', benarlah adanya.

"Keren banget suara mereka, semua lagu yang mereka nyanyikan keren, baik itu lagu Inggris, Indonesia apalagi lagu daerah mereka, mantap."

Diantara penyanyi Ambon yang juga keren suaranya adalah Putry Pasanea yang
mengawali karirnya sebagai seorang penyanyi 2019 lalu. Dimulai dengan mengcover lagu-lagu di kanal Youtube, hingga bernyanyi dari panggung ke panggung.

Terbukti, kerja keras wanita berparas jelita itu membuahkan hasil. Gadis bernama asli Javrendzia Eka Putry Pasanea itu kini semakin dikenal luas oleh publik pecinta musik Indonesia. Karena memang suaranya merdu saat menyanyikan lagu-lagu melo, seperti lagu berjudul 'Kaka Enda'.

Bahkan, lagu 'Janji Putih' yang dirilis Putry di kanal Youtube telah ditonton oleh 6,5 juta penonton. Lalu, lagu 'Kaka Main Salah' lebih gila lagi, ditonton 14 juta penonton.

"Yang lebih gila lagi itu lagu Putry berjudul 'Serba Salah' yang dimanage oleh Vento Production dua tahun lalu, mendapatkan 24 juta penonton, rekor yang luar biasa buat seorang penyanyi muda belia asal Ambon ini," papar Akbar yang beruntung berkesempatan melihat langsung Putry perform di Kafe Teluk Indah, Ambon.

Setelah melihat penampilan Putry saat makan siang di Kafe Teluk Indah, resto milik Erick Simatauw, acara makan malam pindah ke kafe Mie Ima yang juga sedang viral, beralamat di Jalan Pala, depan hotel Sumber Ria, milik advokat Amir, SH. Walaupun namanya Mie Ima, ternyata pengunjungnya lebih banyak memilih kopi dan roti bakar.

"Di kafe ini ternyata hadir juga Erick Simantau, yang memantau penampilan para musisi Ambon yang bergantian menyanyikan dua tiga lagu, dan Putry pun bersedia tampil sebagai penyanyi pertama," tutur Akbar lagi.

Tapi, siapa sangka, ternyata gadis kelahiran Ambon tahun 1994 silam itu seorang sarjana hukum yang saat ini mulai tengah mencoba mulai aktif kegiatan di bidang ilmu hukum. Beruntung, Putry juga mendapat dukungan dari Vento, pemilik Vento Production yang aktif mendukung karirnya di bidang tarik suara.

Dari perjalanan wisata kuliner di Ambon manise yang begitu mengesankan itu, baik kulinernya, destinasi alamnya sampai dengan sejarah kotanya, apalagi keramahan warganya. Maka, tak salah jika UNESCO memilih Ambon masuk dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia (Creative Cities Network), yang kini berjumlah total 246 anggota.

Dalam situs resmi UNESCO, sejak Kamis, 31 Oktober 2019, Ambon telah masuk dalam kota kreatif pada kriteria musik alias, Kota Musik Dunia UNESCO!

Editor: Dardani