Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Aktivis HMI Kembali Datangi Kantor Gubernur Kepri

Gantung Anggota DPRD yang Terlibat Kasus Proyek Dompak
Oleh : Charles/Dodo
Senin | 18-06-2012 | 12:16 WIB

TANJUNGPINANG, batamtoday - Seolah merasa tak lelah dan tak bosan, belasan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanjungpinang-Bintan kembali mempertanyakan transparansi APBD yang terserap dalam proyek multiyears pembangunan pusat pemerintahan di Dompak, Senin (18/6/2012). 

Para aktivis HMI itu kembali mendatangi Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan meminta pemerintah transparan dalam menjelaskan ke publik mengenai penggunaan APBD Kepri yang telah dibayarkan ke sejumlah kontraktor proyek yang nilainya triliunan rupiah itu. 

"Kami mempertanyakan, sudah sejauh mana progress pelaksanaan proyek di Dompak, dan berapa dana yang telah dibayarkan pemerintah ke kontraktor," kata Riowanis, koordinator lapangan aksi HMI Tanjungpinang-Bintan dalam orasinya. 

Selain melakukan orasi dalam spanduknya, HMI juga menyuarakan agar oknum anggota DPRD Kepri yang terlibat dalam dugaan proyek multiyears Dompak ini, untuk digantung di tiang jembatan I penghubung Tanjungpinang dengan Dompak yang sampai saat ini tidak selesai. 

"Gantung oknum DPRD Pemprov.Kepri yang terlibat dalam Proyek Dompak dan yang bermasalah di tiang jembatan," tulis aktivis HMI dalam spanduknya. 

Hingga berita ini diunggah, aksi demo aktivis HMI di Kantor Gubernur Provinsi Kepri itu masih berlanjut.