Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

5 Penyebab Mesin Pincang Berdampak Getaran Tak Normal
Oleh : Redaksi
Sabtu | 13-02-2021 | 10:28 WIB
aki-tekor111.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Mesin pincang adalah istilah buat menandai aktivitas getaran tidak normal pada mesin mobil yang sanggup bikin kabin goyang-goyang.

Getaran mesin itu disebabkan salah satu atau lebih silinder gagal menghasilkan tenaga, penyebab hal ini bisa jadi salah satu di antara lima yang disebutkan di bawah.

1. Busi Mati
Penyebab paling umum silinder tak berfungsi maksimal yakni busi mati. Busi berguna memercikkan api pada tiap silinder untuk proses pembakaran, jika rusak akan mengganggu ritme gerakan piston pada silinder sehingga muncul getaran tidak normal, terutama saat posisi diam atau idle.

Pemilik mobil bisa mengecek kondisi busi dengan mencopotnya lalu memeriksa bagian kepala. Bila kepala basah bahan bakar bisa dipastikan sudah mati.

2. Koil Rusak
Menurut informasi Auto2000, pada kendaraan seperti Avanza 2014 yang memakai koil on plug, artinya satu koil untuk satu silinder, apabila koil rusak bisa menyebabkan kerja injeksi terganggu sehingga membuat mesin pincang.

3. Injector Kotor atau Mati
Injector, penyemprot bahan bakar ke ruang pembakaran di silinder, yang rusak bakal bikin mesin pincang karena proses pembakaran tidak mendapatkan cukup suplai bahan bakar. Mesin pincang karena kerusakan pada komponen ini dikatakan bakal terasa pada putaran mesin rendah.

Perlu dipahami setiap silinder pada mesin memiliki satu injector.

4. Masalah Kompresi
Kompresi adalah perbandingan volume bagian silinder saat piston berada di titik terendah dengan volume bagian silinder ketika piston di titik paling atas. Saat kompresi pada salah satu silinder melemah bisa jadi penyebab mesin pincang.

Kompresi pada mesin injeksi masa kini disebut membutuhkan 10 - 12 kilopascal (kPa), angka kompresi di setiap silinder harus sama. Bila salah satu silinder mengalami penurunan kompresi di bawah 10 kPa maka mesin bakal terasa pincang.

5. Engine Control Unit
Penyebab terakhir mesin pincang yakni gangguan pada komputer mesin atau Electronic Control Unit (ECU). Komponen ini tugasnya mengatur semua kinerja mesin, termasuk sistem pengapian dan injeksi.

Ketika ECU eror dampaknya bisa bikin mesin pincang. Misalnya saat arus ke koil hilang, arus listrik ke injector berhenti, dan sebagainya.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha