Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kelulusan SMP dan SMA Bintan Peringkat I Kepri

Komisi III DPRD Bintan Usulkan Gaji Guru Honorer Dinaikkan
Oleh : Harjo/Dodo
Sabtu | 02-06-2012 | 12:17 WIB
Indra-setiawan-DPRD-Bintan1.gif Honda-Batam

Indra Setiawan, Sekretaris Komisi III DPPD Bintan.

TANJUNGUBAN, batamtoday – Angka kelulusan baik tingkat SMA dan SMP Bintan, terbilang sukses dimana angka kelulusan lebih baik dari tahun sebelumnya, yakni menempati peringkat pertama di Provinsi Kepri. Hal tersebut dinilai tidak terlepas dari peran para guru yang memberikan pendidikan kepada anak didiknya.

“Semua saling berhubungan untuk meningkatkan kualitas kelulusan, namun salah satu keberhasilan tidka lepas dari keberadaan para guru. Sehingga kedepan hal tersebut harus dipertahankan, agar mutu pendidikan lebih berkualitas,” harap Sekretaris Komisi III DPRD Bintan Indra Setiawan, kepada batamtoday, di Tanjunguban, Sabtu (2/6/2012).

Dikatakan Een panggilan akrab politisi PDI Perjuangan ini, walau pun pada tahun ini perestasi kelulusan tingkat  SMP dan SMA Bintan berhasil dengan baik. Harus tetap dipertahankan, dengan cara melihat kondisi dilapangan, terkait fasilitas sekolah dan kesejahteraan para guru. 

“Jangan sampai ada hal yang kecil, bisa menurunkan semangat para guru dalam mendidik muridnya. Salah satunya adalah gaji honor sudah saatnya di evaluasi,” harapnya.

Dijelaskan dalam teknis tentunya tidak terlepas juga dari peran aktif para murid yang mengikuti ujian, hal tersebut juga sangat menentukan. Sebaliknya untuk legislatif dan eksekutif bertindak sebagai mediator dan mengaawasi, terkait fasilitas dan hal-hal yang terkait dengan hak-hak para tenaga pendidik. 

“Kita akan ususlkan agar pendapatan tenaga guru honorer untuk lebih ditingkatkan minimal setara dengan Upah Minimum Kabupaten yang berlaku di daerah ini. Jangan sampai hal ini yang membuat mereka jadi lelah dan bisa menurunkan kualitas pendidikan,” tambahnya. 

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan terkait pembangunan fisik dan fasilitas pendidikan sejauh ini, kalau hanya mengandalkan dari APBD Bintan memang dirasakan belum bisa dilakukan pembangunan secara maksimal. Sehingga sangat dibutuhkan adanya bantuan dari Pemerintah provinsi serta pusat. 

Sementara itu anggota Komisi III DPRD Bintan Hj. Misiah, mengatakan memang angka kelulusan tingkat SMP dan SMA di Bintan bisa nomor  1 di kepri. Namun, menurutnya hal tersebut belum bisa hal yang terbilang sangat membanggakan. 

"Kan baru nomor satu, itu secara kuantitas. Seharusnya hasilnya secara kualitas juga perlu lebih ditingkatkan dan tidak hanya menjadi peringkat satu di tingkat provinsi. Namun yang diharapkan lebih daripada itu,” tandasnya.

Karena menurutnya ditinjau dari segi kualitas Bintan, belum bisa dibilang dengan prestasi yang memuaskan. Kedepan tentunya yang diharapkan adalah secara kuntitas dan kualitas harus lebih baik lagi.