PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

BKPM Ungkap 24 Proyek Senilai Rp 708 Triliun Mangkrak
Oleh : Redaksi
Rabu | 22-01-2020 | 10:28 WIB
bkpm11.jpg honda-batam
Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM).

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Deputi Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Ikmal Lukman mengatakan masih banyak proyek investasi yang mangkrak hingga saat ini.

Data yang dimilikinya terdapat 24 proyek mangkrak bernilai Rp 708 triliun. Tapi, dari proyek tersebut, sekitar seperenamnya atau empat proyek bernilai Rp 206 triliun mulai berhasil diselesaikan oleh pemerintah.

"Yang Rp 206 triliun sudah direalisasikan antara lain yang besar ada empat," jawabnya pada Selasa, (21/1/2020).

Menurutnya, salah satu proyek terbesar yang diselesaikan oleh BKPM adalah proyek Lotte Chemical. Proyek senilai Rp 11,4 triliun atau US$ 4,1 miliar tersebut diselesaikan pada Desember 2019 lalu.

Adapun proyek pembangunan pabrik kimia di daerah Banten, Tangerang tersebut sebelumnya mangkrak karena sengketa lahan yang berlarut.

Selanjutnya, dirinya juga menyebut ketiga proyek lainnya yang sudah diselesaikan yaitu Tanjung Jati Power, proyek Hyundai; serta proyek Minahasa Power.

Selanjutnya, Ikmal menyatakan kesanggupan BKPM menyelesaikan seluruh proyek mangkrak tersebut dalam tahun ini.

Tak hanya optimistis menyelesaikan proyek-proyek bermasalah tersebut, dia juga menyatakan kesanggupan dalam mencapai realisasi penanaman model target tahun ini sebesar Rp866 triliun.

"Kami optimis tercapai itu (target), karena ada banyak faktor pendukung. Kami dapat indikasi-indikasinya lebih dari target," paparnya.

Keyakinan tersebut didasarkannya pada upaya pemerintah menggenjot investasi dengan Program Omnibus Law.

"Walaupun melihat kenyataan ekonomi global masih kurang bagus tapi karena kita punya sesuatu (lahan investasi) yang ditawarkan jadi ya tidak ikut (perlambatan) dunia saja," katanya.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha