PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pertimbangkan Penambahan Anggaran

Ketua Komisi I DPR RI Ingin Pengaman di Laut Natuna Utara Tetap Ditingkatkan
Oleh : Kalit
Kamis | 16-01-2020 | 20:04 WIB
Meutya-Hafid.jpg honda-batam
Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid saat meninjau Laut Natuna Utara. (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Kisruh laut Natuna dengan negara China menjadi perhatian pusat, setelah Presiden RI Jokowi hadir di Natuna, dilanjutkan Menko Pulhukam, Mahmud MD bersama Mentri KKP Edy Prabowo dan pejabat lainya.

Tidak hanya pihak eksekutif, hal ini juga menjadi atensi bagi pihak legislatif DPR RI. Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid hadir di Natuna dan langsung meninjau laut Natuna di Selat Lampa.

Meutya mengatakan, pihaknya akan mempelajari peraturan-peraturan mengenai keamanan laut, yang menjadi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari TNI AL dan Bakamla dalam menjalankan pengamanan teritorial laut Indonesia, khususnya perairan Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) Indonesia, Laut Natuna Utara.

"Undang Undang Keamanan Laut perlu dikuatkan, agar tidak terjadi konflik antara pelaksana tugas pengamanan menjaga laut Natuna. Kita akan tinjau secara penganggaran, apa saja yang perlu ditambah untuk tugas pengamanan perairan ZEEI," ujar Meutya di Selat Lampa, Natuna, Rabu (15/1/2020).

Lanjut Meutya, dirinya secara konsisten akan minta agar pengamanan Perairan Natuna Utara terus ditingkatkan, sampai benar-benar aman.

Meutya juga menguraikan, tanggung jawab pelaksanaan pengamanan yang dilakukan TNI maupun Bakamla harus ditingkatkan hingga kondisi di Laut Natuna kondusif.

Ia menegaskan mengingat wilayah perbatasan rentan akan konflik dengan negara tetangga, oleh karenanya pengamanan wilayah perbatasan, khususnya Natuna, tidak hanya dijaga dari negara Tiongkok, tetapi juga dari negara lain seperti Malaysia dan Vietnam.

"Kita ingin pengamanan laut Natuna Utara tidak hanya saat ini, juga seterusnya, karena kita tahu ini daerah yang rawan konflik," tutup Meutya.

Selain itu, tambah Meutya, DPR RI juga memberikan apresiasi kepada Presiden RI Jokowi,TNI, Polri dan Bakamla serta unsur lainnya yang telah melakukan pengamanan di ZEEI, laut Natuna Utara.

Sementara untuk menjaga kedaulatan laut Natuna, DPR RI juga mengharapakan unsur pengaman tetap disiagakan dan ditambah kekuatannya baik dari unsur TNI, dan Bakamla.

Editor: Gokli