PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Literasi Pintu Gerbang Indonesia Maju
Oleh : Opini
Kamis | 16-01-2020 | 14:28 WIB
ilustrasi-literasi.jpg honda-batam
Ilustrasi literacy. (Foto: Ist)

Oleh Saka Anastasia

KEMAJUAN era digital saat ini kian mengubah pengguna internet yang tidak hanya dihadapkan pada sajian berita saja, melainkan juga tanggung jawab memberi edukasi kepada warganet.

Peranan warganet diharuskan mampu memberikan pesan literasi secara efektif dan juga menyenangkan. Selain itu juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap optimisme terhadap persatuan dan kesatuan guna memajukan bangsa Indonesia.

Dengan ikut berkontribusi membuat postingan positif secara masif di media sosial, yang diharapkan dapat mampu meredam penyebaran hoaks yang terjadi di Indonesia, serta ikut mendorong kemajuan bagi Indonesia melalui pesan positip berupa keunggulan bangsa dan partisipatif bangsa dalam pembangunan nasional.

Membicarakan hoaks memang sangat pelik sekali, pasalnya di revolusi digital seperti saat ini justru hoaks lebih mudah dalam penyebarannya. Masyarakat tidak hanya lagi menjadi penikmat konten tetapi juga mampu bertindak menjadi pelaku penyebaran informasi bahkan produsen.konten.

Sebab itu diperlukan sinergi Warganet untuk melawan hoaks dan menolak konten konten negatif lainnya seperti propaganda radikalisme yang mengncam persatuan Indonesia demi mewujudkan persatuan bangsa guna mensukseskan pembangunan nasional menuju Indonesia maju.

Selain itu, demi mewujudkan Indonesia maju, sinergi antar komponen bangsa samgat di perlukam.dan harus dilakukan dalam mendukung segala kebijakan dan program pemerintah.
Terlebih Indonesia saat ini juga sedang dihadapkan oleh berbagai permasalahan global yang berimbas pada perkembangan nasional termasuk masalah lapangan kerja. Bonus demografi harus dimaknai sebagai sebuah peluang dengan semangat optimisme menyongsong Indonesia yang lebih baik .

Sebab itu, pemerintah mengajukan onimbus law kepada DPR yang harapannya RUU tersebut mampu mendorong para investor untuk datang ke Indonesia sekaligus membuka lapangan kerja baru dan.pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Untuk itu kita harus terus mendorong pemerintah agar tidak perlu takut untuk melakukan inovasi baru jika bangsa ini tidak terus menerus mengalami.stagnasi dikarena kan banyaknya regulasi yang tumpang tindih satu dengan yang lainnya sehingga menghambat perrtumbuhan ekonomi.

Pembahasan rencana kebijakan omnibus law ini pun semakin membuat masyarakat tak sabar menunggu hasil dari kebijakan tersebut. Hal ini dikarenakan dari urgensi masalah yang dihadapi Indonesia saat ini sehingga bangsa ini membutuhkan sebuah terobosan teronosan guna meraih percepatan kemajuan bangsa.

Untuk itu, dibutuhkan peran kongkrit semua komponen bangsa termasuk Warganet agar mendukung penuh kebijakan onimbus law ini, demi terciptanya dunia usaha yang handal dan terbukanya lapangan kerja serta sejahteranya tenaga kerja.

Melihat berbagai kebijakan pemerintah tersebut maka muncul.harapan bahwa ndonesia yang mulai beranjak maju ini pada akhirnya akan menjadi bangsa besar yang dapat bersaing dengan kekuatan besar dunia lainnya.

Ini semua tak lepas dari peran pemerintah yang terus berkerja.keras dan berinovasi dalam rangka mensukseskan berbagai program pembangunan di Indonesia.

Tinggal bagaimana kontribusi masyarakat khususnya kalangan warganet untuk ikut mensukseskan berbagai program kebijakan pemerintah 5 tahun ke depan. Termasuk, menyambut optimis perpindahan ibukota negara guna menciptakan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. *

Penulis adalah Pemerhati Media Sosial Independen