PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Desa Siluman Sedot Dana Desa? Kemendagri Akan Umumkan Temuan Tim Hari Ini
Oleh : Redaksi
Selasa | 12-11-2019 | 11:04 WIB
ilustrasi-desa-siluman.jpg honda-batam
Ilustrasi desa fiktif. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Desa fiktif atau desa siluman menjadi perhatian publik dalam sepekan terakhir. Dugaan adanya desa siluman ini mengemuka dalam rapat kerja Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin 4 November 2019.

Menkeu pun bertekad menindaklanjuti temuan desa fiktif itu. Sebab, kehadiran desa siluman itu membuat dana desa yang dikucurkan pemerintah menjadi tidak tepat sasaran.

Tak hanya Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau Kemendes PDTT turut memantau adanya dugaan desa fiktif tersebut.

Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar mengatakan pihaknya akan mengumumkan hasil temuan tim verifikasi yang mengusut dugaan desa fiktif atau desa hantu pada Selasa (12/11/2019) sore hari ini.

"Tim rapat jam tiga sore, kemungkinan jam empat sore bisa konferensi pers. Nanti mengundang kementerian lain, termasuk Kemendes dan Kemenkeu," kata Bahtiar di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (11/11/3019).

"Akan terang benderang hasilnya seperti apa, baik dari sisi administrasi maupun dari sisi lainnya," tambah Bahtiar.

Kemendagri telah mengirimkan tim verifikasi ke Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara tempat dugaan adanya desa fiktif. Hasil pengusutan tim akan diumumkan hari ini.

Tim yang dikirimkan terdiri dari 13 orang dan berasal dari seluruh direktorat jenderal kementerian. "Tim bertugas untuk mengumpulkan seluruh data dari daerah yang diduga desa fiktif," katanya.

Cek Langsung

Bahtiar mengatakan tim verifikasi itu sudah mengecek langsung dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Tim sudah turun ke Sulawesi Tenggara, koordinasi dengan Pemprov, Polda, Pemda Kabupaten Konawe dan Polres setempat," katanya.

Sebelum membeberkan pada publik hasil verifikasi, kata Bachtiar, tim akan menggelar rapat terlebih dulu dengan jajaran Kemendagri untuk membahas hasil temuan di lapangan.

Sumber: liputan6.com
Editor: Chandra