PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Liverpool vs Man City, Laga Awal Penentuan Juara
Oleh : Redaksi
Sabtu | 09-11-2019 | 08:29 WIB
klopp-guardiola11.jpg honda-batam
Manajer Liverpool Juergen Klopp dan Pep Guardiola.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Jadwal Liga Inggris pekan ke-12 yang mulai bergulir pada Sabtu (8/11/2019) dini hari antara lain akan mempertemukan Liverpool vs Manchester City, yang tak ubahnya episode pertama penentuan perburuan gelar juara musim ini.

Liverpool saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 31 poin, unggul enam poin dari Man City (25) di posisi kedua.

Praktis hasil laga di Anfield, Liverpool, pada Minggu (10/11/2019) bakal mempengaruhi konstelasi persaingan di antara keduanya.

Perang urat syaraf sudah dilancarkan sejak beberapa hari sebelumnya. Manajer Man City Pep Guardiola tak sungkan melontarkan tuduhan bahwa Sadio Mane dan pemain Liverpool lainnya sebagai rombongan pelaku diving, yang segera dibantah oleh Juergen Klopp.

Komentar itu seketika memantik respons dari Klopp, yang menyebut bahwa Liverpool punya kontrak jangka panjang gratisan di dalam isi kepala Guardiola. Pun demikian, ia menambahkannya dengan tetap memuji Guardiola sebagai manajer terbaik di dunia saat ini.

Klopp jelas punya pekerjaan besar menantinya Minggu (10/11/2019) besok, yakni menyudahi catatan buruk nirkemenangan kontra Man City dalam tiga pertemuan terakhir di semua kompetisi.

Musim lalu, Man City jelas menjadi batu ganjalan utama yang gagal disingkirkan Liverpool dalam upayanya menyudahi paceklik gelar liga hampir tiga dasawarsa lamanya. Dan Liverpool harus melakukannya dalam kondisi yang belum bisa dianggap setara, setajam dan sesolid musim lalu.

Klopp bahkan sengaja menyimpan gelandang jangkar andalannya Fabinho dalam laga kontra Aston Villa pekan lalu, demi menghindarkan legiun Brasil itu dari ancaman hukuman akumulasi kartu. Perjudian Klopp pekan lalu berhasil.

Keberhasilan Liverpool meraih dua kemenangan terakhir di Liga Inggris lewat situasi menit-menit akhir, seharusnya menjadi modal bagi The Reds jelang menjamu Man City. Liverpool harus betul-betul membuktikan mereka telah menjelma dari raksasa mentalitas menjadi monster mentalitas jika ingin memetik tiga poin penuh dari Man City.

Sebaliknya, Man City yang selalu menderita kekalahan mengejutkan setiap bulan tentu tak ingin noda hitam itu datang dari pesaing utamanya dalam perjuangan mempertahankan gelar juara Liga Inggris.

Terlebih, hasil pertandingan terakhir yang dijalani Man City hanya berbuah hasil imbang 1-1 melawan tim debutan Liga Champions Atalanta pada tengah pekan lalu.

Bukan saja meninggalkan catatan kehilangan dua poin, Man City juga disisakan kekhawatiran akan kondisi kiper utama mereka Ederson Moraes yang di laga itu harus ditarik keluar lebih awal demi pencegahan cedera.

Pada akhirnya, kesiapan mental memang menjadi kunci utama dari siapa yang akan berhak melakukan perayaan selepas peluit tanda laga akhir berbunyi di Anfield, sekira 60 jam dari sekarang.

Sumber: ANTARA
Editor: Yudha