PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Bertemu Mendikbud, Ngesti Perjuangkan Beasiswa Universitas Muhamadiyah Malang
Oleh : Kalit
Kamis | 19-09-2019 | 19:04 WIB
mendikbud-natuna1.jpg honda-batam
Pertemuan Wabup Natuna dan pengurus Muhammadiah Kabupaten Natuna dengan Mendikbud Muhadjir Effendy. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Kehadiran Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP hadir di Kabupaten Natuna,Kepri menuai harapan kepada para anak anak Natuna cikal bakal mendapatkan beasiswa gratis ketika melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan Tinggi di Universitas Muhamadiyah Malang (UMM).

Topik ini dibahas setelah berlangsungnya pertemuan Wakil Bupati Natuna,Ngesti Yuni sebagai ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Natuna dengan Mendikbud RI,Profesor Efendy mantan rektor Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) yang kini menjadi salah satu Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan di Resto Hotel Natuna,18 September 2019,Malam hari.

Pada pertemuan ini, hal luar biasa berlangsung,pasalnya,saat kunjungan Mendikbud di Natuna, Ngesti sebagai Wakil Bupati Natuna tidak mendapat undangan dalam seluruh agenda Profesor
Effendy di Natuna. Hal ini dibenarkan Ngesti, dirinya tidak mendapat undangan dari bagian umum dan Humas Pemkab Natuna atas giat Kunjungan Mendikbud Di Natuna.

"Tidak ada undangan giat Mendikbud buat saya, Kabag Umum sudah saya panggil dan menyatakan tidak ada undangan buat saya,kita kerja sesuai porsi aja" ujar Ngesti dengan nada halus kepada BATAMTODAY.COM (18/9)

Lanjut Ngesti,dengan niat tulus peningkatan masa depan pendidikan Anak anak Natuna, Tampa melalui protokoler Pemkab Natuna,Profesor Efendy bersedia bertemu dengan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Natuna Khairullah dan Nasukha.

Saat pembahasan,Profesor Efendy sangat merespon tentang prospek pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Natuna diantaranya mengenai anak-anak Natuna bisa mendapatkan beasiswa saat kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang.

"Ada empat point, pertama beasiswa, kedua Anak Natuna mendapat kemudahan dan jatah setiap tahunnya saat masuk di UMM dan yang ketiga Membantu gedung TK ABA , SD dan SMP Muhammadiyah Di Natuna setelah lahan disiapkan dan keempat Mengirim mubaligh untuk peningkatan SDM dalam bidang dakwah" tuturnya.

Pada pertemuan singkat itu, Ngesti sangat yakin akan terealisasi permintaannya kepada Mendikbud. Sebagai bentuk nyata membangun Daerah Natuna dengan meningkatkan kualitas SDM sehingga terlahir pemimpin bangsa yang cerdas serta bertaqwa dan meningkatkan pembangunan pesat diwilayah kepulauan Natuna yang paling banyak berbatas langsung dengan 6 Negara Asean lainnya.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang jadi kedepan harus kita siapkan bagaimana langkah dan membuat program-program dalam upaya meningkatkan SDM Natuna yang lebih berkualitas," tegas Ngesti.

Diketahui, Mendikbud berkunjung selama dua hari di Natuna, setelah sebelumnya louncing digitalisasi sekolah bersama Bupati Natuna Hamid Rizal, profesor Efendy juga menempuh wilayah Segeram , yang merupakan Kampung paling tertinggal di Kabupaten Natuna dengan jumlah penduduk dibawah 30 orang serta belum mendapat aliri listrik PLN dan air bersih.

Dalam hal ini,Tujuan Mendikbud memberikan bantuan kepada pihak sekolah dan siswa serta ingin langsung meninjau keadaan nyata dunia pendidik di Kampung Segeran,Natuna kemudian dilanjutkan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat di Bandara RSA Natuna.

Editor: Yudha