Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wamenhan Malaysia Minta Isu Pertahanan Jangan Dipolitikkan
Oleh : Redaksi/Mg
Jum'at | 30-03-2012 | 15:00 WIB
Wakil_Menteri_Pertahanan_Malaysia.jpg Honda-Batam

Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Dr Abdul Latiff Ahmad. foto:Bharian.com.my

KUALA LUMPUR, batamtoday - Wakil Menteri Pertahanan Malaysia, Dr Abdul Latiff Ahmad mengingatkan kelompok oposisi agar persoalan program pertahanan tidak dipolitikan. Sebab, hal itu dikawatirkan dapat membuka rahasia pertahanan Malaysia kepada negara-negara luar.

"Setiap kali negara berencana melakukan pembelian alat pertahanan, mereka (Oposisi) selalu mengeluarkan kritik,"ujarnya dikutip dari Berita Harian, Jum'at(30/3/2012).

Kritik yang dilontarkan oposisi, kata Abdul Latiff, menandakan bahwa kelompok itu tidak cerdik, karen pada akhirnya jika masalah pertahanan dibuka ke publik, tentu pihak luar dalam hal ini musuh Malaysia akan lebih mudah mengamati kekuatan yang sebenarnya. 

"Tapi sebenarnya, kami pemerintah diuntungkan dengan kritik-kritik yang ada, karena dengan demikian pihak tentara akan membenci mereka (oposisi) dan sebaliknya mendukung kami (pemerintah)," katanya.

Seperti diberitakan media setempat, isu pertahanan kembali menjadi perbincangan setelah pihak oposisi mengeluarkan statemen seputar rencana pemerintah membeli satu unit kapal tempur pesisir (LCS). Renana itu sendiri dianggap tidak penting dan masih banyak program yag harus diutamakan.

"Rencana pembelian LCS itu juga bukan tanpa pemikiran yang matang, Malaysia sebagai negeri maritim sangat membutuhkan kapal perang canggih yang dilengkapi dengan sistim radar yang mampu mendeteksi kapal selam seperti jenis LCS,"tuturnya.