PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pengamat Politik Kepri Nilai Mustofa Widjaya Layak Jadi Walikota Batam 2020-2025
Oleh : Irwan Hirzal
Sabtu | 22-06-2019 | 14:20 WIB
mustofa-walikota.jpg honda-batam
H. Mustofa Widjaya. (Foto: Roni)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pengamat politik Kepri dari Universitas Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang, Dr. Zamzami A Karim menilai, mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, H. Mustofa Widjaya layak menjadi Walikota Batam periode 2020-2025. Karena, alumni ITB (Institut Teknologi Bandung) itu telah puluhan tahun berkeringat membangun Pulau Batam.

Demikian ungkap Dr. Zamzami A Karim kepada BATAMTODAY.COM sesaat sebelum menghadiri pertemuan KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) G-20 di Jepang. "Mustofa Widjaya layak menjadi Walikota Batam, karena sudah sangat memahami masalah investasi di Batam dan tahu bagaimana cara menggerakkan perekonomian dan bisnis di Pulau Batam," paparnya, Jum'at (21/6/2019).

Selain itu, Mustofa Widjaya juga memahami interaksi internasional dan regional di kawasan Asia. Terutama dengan Singapura dan Malaysia. Apalagi dengan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang dikuasainya, akan membawa Kota Batam menjadi kawasan investasi yang akan menggerakkan perekonomian Indonesia wilayah Barat.

Baca: Mustofa Widjaja Komitmen Dorong Batam Jadi Kota Pendidikan

Lebih lanjut, kandidat doktor ilmu politik dari Malaysia itu menambahkan, saat ini akan ada dua kubu yang akan memperebutkan posisi Batam-1. Yaitu, incumbent H. Muhammad Rudi yang berada di kubu Ex-Officio Walikota Batam sebagai Kepala BP Batam. Dan kubu yang berada di seberangnya, yaitu yang tetap memperjuangkan Pulau Batam dipimpin oleh Kepala BP Batam dan Walikota Batam dengan kewenangan masing-masing.

"Nah, Mustofa Widjaya berada di kubu yang kedua, berseberangan dengan Rudi," tegas pengamat politik Kepri itu lagi.

Saat ini, sejumlah nama telah muncul sebagai kandidat Walikota Batam yang akan bertarung pada Pilwako Batam 2020 mendatang. Yaitu, H. Muhmmad Rudi sebagai petahana, dan dua mantan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dan H. Mustofa Widjaya.

Editor: Yudha