PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ada Bercak Darah, Inilah Kronologis Penemuan Mayat Fitri
Oleh : Romi Chandra
Senin | 11-02-2019 | 17:42 WIB
mayat-amoy-2.jpg honda-batam
Kondidi Fitri pertamakalai ditemukan (kiri) dan bercakdarah pada motor (kanan). (foto: Romi).

BATAMTODAY.COM, Batam - Aparat Kepolisian hingga kini masih melakukan olah TKP di rumah Fitri Suryati alias FS (24), wanita yang ditemukan bersimbah dari di kamarnya.

Penemuan mayat fitri yang merupakan keturunan Tionghoa ini, berawal dari seorang warga bernisial R, yang berniat membeli gas ukuran 3 kilogram ke rumahnya. Namun saat dipanggil-panggil, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, yang turun ke lokasi mengatakan, R merupakan anak angkat dari bapak korban. Ia mendapati pagar rumah tidak dikunci. Ia memanggil-manggil tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Kemudian ia masuk dan terus memanggil. Saat itu, pintu rumah dari teralis tertutup. Sementara pintu kayunya terbuka. R juga sempat mengintip ke dalam rumah, namun tidak suasana sepi.

"Awalnya R mau beli gas. Orangtua korban menjual gas LGP 3 kilogram serta minyak tanah. Tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah," ujar Hengki, Senin (11/2/2019).

R, terus berusaha memanggil, sampai akhirnya melihat bercak darah di lantai dan swpeda motor Honda beat yang diparkir dalam pekarangan rumah.

Melihat hal itu, R kemudian pulang memberitahukan pada orangtuanya. Sehingga, orangtua R menghubungi bapak korban dan memberitahukan apa yang anaknya lihat.

"Bapak korban kebetulan sedang di luar rumah. Mendapat laporan dari warga, ia langsung pulang dan mendapati anaknya sudah tergeletak bersimbah darah," jelas Hengki.

Untuk jenazah korban, akan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Korban ditemukan dalam kondisi terluka. Kita akan pastikan dulu penyebab kematiannya," pungkas Hengki.

Sebelumnya, Seorang wanita ditemukan bersimbah darah di Komplek YKB Blok F Nomor 19 RT 002 RW 011 Bengkong Laut. Belum diketahui pasti penyebabnya, namun saat ini pihak kepolisian masih berada di lokasi, Senin (11/2/2019).

Informasi yang dapat di lapangan, selain bersimbah darah, korban juga ditemukan dengan kondisi tangan terikat. Identitas korban, berinisial FS (24).

Editor: Yudha