PKP

Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu dari Batam ke Semarang, Satu Tersangka Ditangkap
Oleh : Romi Chandra
Sabtu | 10-11-2018 | 09:40 WIB
kurir-sabu-semarang.jpg honda-batam
Satres Narkoba Polresta Barelang saat konfrensi pers terkait penangkapan kurir sabu di parkiran Bandara Hang Nadim Batam. (Foto: Romi Chandra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Seorang pria bernama Herman (36), dibekuk Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang bersama Satres Narkoba Polres Tanjungpinang di parkiran Bandara Hang Nadim.

Dari tangannya, juga diamankan empat bungkus narkotika jenis sabu berbentuk lonjong dengan total berat 219 Gram. Rencananya, barang haram tersebut akan diselundupkan ke Semarang.

Kasatres Narkoba Polresta Barelang, AKP Abdul Rahman mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari pengembangan yang dilakukan Satres Narkoba Polres Tanjungpinang.

Polres Tanjungpinang sebelumnya berhasil menangkap seorang bandar di Tanjungpinang. Kemudian didapat informasi jaringan dari bandar tersebut akan berangkat keluar Kepri melalui Bandara Hang Nadim, sehingga koordinasi dilakukan dengan Satres Narkoba Polresta Barelang.

"Dari koordinasi tersebut, kita juga ikut turun membantu. Namun ternyata pelaku bukanlah satu jaringan dengan pelaku yang ditangkap Polres Tanjungpinang. Sehingga, proses hukumnya kami ambil alih," ujarnya, Sabtu (10/10/2018).

Dijelaskan, Herman yang mengaku sebagai kurir ini, dibekuk pada Jumat (2/10/2018) kemarin, saat masih berada di dalam mobil yang diparkirkan di parkiran Bandara Hang Nadim.

"Pelaku masih standby di dalam mobil. Sabu itu ditemukan berada dalam tas miliknya. Rencana akan diselundupkan dengan cara menyembunyikan di dalam tubuh. Tersangka akan memasukkan sabu itu melalui anus di toilet di luar bandara sebelum berangkat," jelasnya.

Hasil pemeriksaan, Herman melakujan hal tersebut sudah dua kali. Namun kali kedua upayanya 'dihendus' kepolisian. Ia nekad melakukannya karena dijanjikan upah cukup besar, yakni Rp20 juta setibanya barang di tempat tujuan.

"Saat ini kita masih melakukan pemberkasan dan penyidikan. Pelaku mengambil sabu itu di Batam. Kita juga masih dalami jaringan pelaku," pungkasnya.

Editor: Gokli