PKP

Petugas Avsec dan BC Bandara Hang Nadim Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Amankan 3 Pelaku
Oleh : Romi Chandra
Jum\'at | 09-11-2018 | 17:04 WIB
tsk-narkoba1.jpg honda-batam
Tiga tersangka penyelundup narkoba yang diamankan anggota Avsec Bandara Hang Nadim Batam. (Foto: Romi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Upaya penyelundupan narkoba kembali digagalkan petugas Avsec dan Bea Cukai (BC) Bandara Hang Nadim Batam. Tiga orang pelaku berhasil diamankan.

Saat ini, ketiga tersangka sudah dilimpahkan ke Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang. Mereka terdiri dari dua WNI, Novika (25) dan Budi Hartono (41), serta satu warga Malaysia, M Yusri (41).

Kasatres Narkoba Polresta Barelang, AKP Abdul Rahman, mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (5/10/2018). Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sebanyak 438 gram narkotika jenis sabu yang dikemas dalam 10 bungkus berbentuk lonjong.

"Barang bukti ini diselipkan pelaku di dalam anusnya. Sabtu itu ditemukan pada dua pelaku yang pria. Sementara yang wanita tidak ditemukan," ujarnya, Jumat (9/11/2018).

Hasil pemeriksaan yang dilakukan, tiga orang tersangka terdiri dari dua kurir dan satu orang yang bertugas membiayai perjalanan.

"Tersangka perempuan berperan sebagai pembiaya perjalan hingga sampai tujuan. Ia yang langsung berkomunikasi dengan bandar bernama Aseng. Pengakuan Novika, Aseng (DPO) berada di Tanjungpinang dan masih kita kembangkan," jelasnya.

Pengakuan ketiga tersangka, mereka melakukan hal tersebut sudah kali ketiga. Namun kali ini berhasil digagalkan. Sementara untuk bandar hingga kini masih dilakukan penyelidikan.

"Untuk perempuan, ia diupah Rp4 juta. Sedangkan dua pelaku lainnya diupah kisaran Rp20 juta, karena yang membawa barang secara langsung," tambahnya.

Barang haram itu, rencana akan dibawa ke Lombok dengan menaiki pesawat Lion Air. "Penangkapan mereka karena kecurigaan petugas melihat gerak gerik dua tersangka pria. Dan dibawa dirongen sehingga ditemukan benda mencurigakan di tubuhnya. Sabu itu disimpan dalam tubuh melalui anus," pungkasnya.

Editor: Yudha