PKP

Disdik Batam Imbau Orangtua Aktif Awasi Aktivitas Anak di Luar Sekolah
Oleh : CR-1
Kamis | 11-10-2018 | 10:52 WIB
kadisdik-hendri-arulan.jpg honda-batam
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan. (Foto: Putra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengimbau agar orangtua siswa turut aktif mengawasi segala aktivitas anak di luar sekolah. Ini, agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan hal-hal negatif.

Hal ini disampaikan Hendri Arulan, menyusul adanya siswa di SMPN 28 Batam yang tertangkap basah menyebarkan konten video porno di akun facebook serta group WhatsApp.

"Kami berharap orangtua juga turut berperan dalam mengawasi anak di luar atau di dalam rumah. Supaya anak lebih terkontrol dan jauh terhadap hal-hal seperti itu," ujar Hendri, baru-baru ini.

Masih kata Hendri, pihaknya masih akan terus memantau aktivitas anak di dalam lingkungan sekolah. Setiap siswa juga sudah dilarang membawa handphone ke sekolah mereka masing-masing selama ini.

"Dari sekolah itu sudah jauh-jauh hari kami kontrol. Karena kalau di sekolah kan mereka tidak ada kesempatan menggunakan telepon genggam, dan di rumah kami tidak bisa mengawasinya lagi. Makanya kami mohon kepada orangtua untuk berperan serta mengontrol anak-anaknya," kata Hendri.

Hendri juga menyampaikan, akan melakukan pembinaan terhadap semua siswa. Untuk tiga siswa terkait yang kedapatan memiliki video porno di group facebook dan WhatsApp mereka, orangtuanya sudah dipanggil oleh pihak sekolah dan telah diberikan SP3.

Dengan catatan anaknya bersedia dan orangtuanya ikut memantau perkembangan anak dengan membuat buku agenda kegiatan selama di rumah. "Saat itu juga kami dari Dinas Pendidikan meminta kepada orangtuanya agar turut berperan mengawasi dan memberikan pembinaan kepada anaknya dalam menggunakan sosial media dan handphone," lanjutnya.

Hendri juga menambahkan, untuk terus mengantisipasi kejadian seperti ini, setiap Kepala Sekolah sedari awalnya sudah sering setiap hari Senin, saat upacara bendera mengimbau kepada seluruh siswa untuk lebih mampu bersikap positif dan menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma.

"Contohnya ugal-ugalan naik sepeda motor, bersosial media terlalu berlebihan dan lupa akan dunia nyata, menyalah gunakan internet, setiap sekolah selalu menyampaikan pembinaan dan sosialisasikan kepada para siswa. Pembinaan akhlak di sekolah pun telah diterapkan, kegiatan keagamaan dan lainnya," jelasnya

"Jadi intinya pihak sekolah dan orangtua siswa harus sama-sama mengontrol perkembangan setiap anak," tutupnya.

Editor: Gokli